Akurat Logo

Hadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi, Gibran Pakai Busana Adat NTT

Ayu Rachmaningtyas | 17 Agustus 2026, 12:28 WIB
Hadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi, Gibran Pakai Busana Adat NTT
Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, dan Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka mengenakan baju adat untuk Peringatan Detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka.

AKURAT.CO ‎Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, dan Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (17/08/2026).

Didampingi kedua putra-putrinya, Wapres dan Ibu Selvi nampak mengenakan busana adat yang berbeda, namun dengan dominasi warna yang senada. ‎Gibran mengenakan pakaian adat Rote, dari Nusa Tenggara Timur.

Kain Lafa yang dililitkan di pinggang dan diselempangkan di bahu Wapres berhiaskan motif Hua Peni yang menggambarkan keluhuran dan keteraturan adat. Garis tegas merah marun yang mendominasi corak kain merepresentasikan keberanian, semangat hidup, serta penghargaan kepada para leluhur.

Baca Juga: Tepuk Tangan Meriah, Ribuan Masyarakat Puji Penampilan Tim Paskibraka Indonesia Berdaulat

‎Jas hitam yang dikenakan Wapres juga dipadukan dengan Topi Ti'i Langga, topi berbahan daun lontar kering yang merupakan simbol keperkasaan, kehormatan, serta jiwa kepemimpinan. Kelengkapan busana adat yang serupa juga dikenakan oleh Jan Ethes Srinarendra dan adiknya, La Lembah Manah.

‎Sementara itu, Ibu Selvi memasuki lokasi upacara mengenakan pakaian adat Ta'a Dayak Kenyah, dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Dengan motif kalong aga, busana istri Wapres merepresentasikan kesederhanaan dalam jiwa yang berwibawa, kuat, percaya diri, dan memiliki keterikatan dengan alam dan leluhur.

‎Senada dengan Wapres, busana Ibu Selvi didominasi warna merah, yang dalam tradisi Dayak Kenyah mencerminkan semangat, keberanian menghadapi kehidupan, kekuatan batin, dan keteguhan untuk tidak mudah menyerah.

‎Kedua busana adat yang dikenakan Wapres dan Ibu Selvi mencerminkam semangat keberagaman dalam mewujudkan "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", sebagaimana tema yang diusung dalam Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.