Akurat Logo

Megawati Sentil Eksploitasi Tambang: Jangan Cuma Untungkan Segelintir Orang

Putri Dinda Permata Sari | 17 Agustus 2026, 21:50 WIB
Megawati Sentil Eksploitasi Tambang: Jangan Cuma Untungkan Segelintir Orang
Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

AKURAT.CO Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menyoroti praktik eksploitasi sumber daya alam, khususnya pertambangan.

Menurutnya, kekayaan mineral Indonesia semestinya dikelola untuk kepentingan rakyat, bukan hanya memberikan keuntungan bagi segelintir pihak.

Hal itu disampaikan Megawati saat memberikan amanat dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (17/8/2026).

Megawati mengatakan momentum kemerdekaan harus menjadi kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk memperkuat keyakinan kebangsaan sekaligus kembali mempelajari pemikiran para pendiri bangsa.

Menurutnya, pembangunan Indonesia seharusnya mengoptimalkan potensi sumber daya alam di darat maupun laut tanpa melakukan eksploitasi tambang secara berlebihan.

"Saya percaya bahwa dengan mengembangkan apa yang ada di darat dan di laut tanpa mengeksploitasi tambang—sekarang ini orang kan mulai nggaruk-nggaruk tambang terus," kata Megawati.

Megawati kemudian menyoroti pihak-pihak yang dinilainya mengeksploitasi sumber daya tambang bukan untuk kepentingan negara maupun rakyat, melainkan demi keuntungan pribadi.

"Tapi bukan buat pemerintah, bukan buat rakyat, tapi buat dirinya sendiri, keuntungan bagi dirinya sendiri," ujarnya.

Dia mengingatkan praktik tersebut berpotensi mengancam kesejahteraan generasi mendatang.

Menurut Megawati, kekayaan mineral dan hutan Indonesia semestinya dikelola secara bijak agar dapat menjadi sumber kemakmuran rakyat.

"Lah gimana nanti anak cucu kita miskinlah. Mineral dan hutan-hutan kita Indonesia bisa makmur sebenarnya dengan sejahtera," tegasnya.

Baca Juga: Megawati Tak Hadiri Upacara di Istana, Hasto Ungkap Misi Khusus!

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.