Akurat Logo

Antisipasi Tsunami, BMKG Pastikan Peringatan Dini Keluar Kurang dari 3 Menit

Putri Dinda Permata Sari | 19 Agustus 2026, 20:56 WIB
Antisipasi Tsunami, BMKG Pastikan Peringatan Dini Keluar Kurang dari 3 Menit
Ilustrasi tsunami.

AKURAT.CO Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan mampu mengeluarkan peringatan dini tsunami dalam waktu kurang dari tiga menit setelah terjadi gempa yang berpotensi memicu tsunami.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan, kecepatan penyampaian peringatan dini tersebut sesuai dengan protokol internasional.

Upaya ini menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk meminimalkan risiko korban jiwa apabila terjadi tsunami.

“Kami pastikan bahwa Pemerintah Indonesia melalui BMKG itu mampu memberikan peringatan dini tsunami akibat gempa ini kurang dari 3 menit sesuai dengan protokol di internasional,” kata Faisal seusai rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Menurut Faisal, informasi mengenai potensi tsunami harus segera diterima masyarakat agar dapat melakukan tindakan penyelamatan secara cepat.

“Kita akan menyampaikan informasi, kemudian masyarakat dapat melakukan tindakan penyelamatan atau aksi dini,” ujarnya.

Meski demikian, Faisal menekankan kecepatan peringatan dini harus diimbangi dengan kesiapan masyarakat dan pemerintah daerah dalam melakukan evakuasi.

Baca Juga: Korban Meninggal Gempa di NTT Capai 71 Jiwa, BNPB: 398 Ton Bantuan Telah Disalurkan

Karena itu, BMKG mendorong penguatan prosedur operasi standar (SOP) evakuasi serta ketersediaan rambu-rambu di wilayah yang berpotensi terdampak tsunami.

“Di sini kita tentunya perlu memperkuat terkait dengan SOP untuk evakuasinya, kemudian juga rambu-rambu evakuasi, apakah evakuasinya vertikal atau menuju ke tempat yang lebih aman,” tuturnya.

Faisal mengatakan, skema evakuasi tersebut perlu dipersiapkan secara bersama-sama oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga kebencanaan.

“Ini juga harus kita siapkan bersama dengan BNPB, bersama dengan Basarnas, dan Forkopimda yang ada di lokasi tersebut,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.