Antisipasi Tsunami, BMKG Pastikan Peringatan Dini Keluar Kurang dari 3 Menit

AKURAT.CO Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan mampu mengeluarkan peringatan dini tsunami dalam waktu kurang dari tiga menit setelah terjadi gempa yang berpotensi memicu tsunami.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, mengatakan, kecepatan penyampaian peringatan dini tersebut sesuai dengan protokol internasional.
Upaya ini menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk meminimalkan risiko korban jiwa apabila terjadi tsunami.
“Kami pastikan bahwa Pemerintah Indonesia melalui BMKG itu mampu memberikan peringatan dini tsunami akibat gempa ini kurang dari 3 menit sesuai dengan protokol di internasional,” kata Faisal seusai rapat bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Menurut Faisal, informasi mengenai potensi tsunami harus segera diterima masyarakat agar dapat melakukan tindakan penyelamatan secara cepat.
“Kita akan menyampaikan informasi, kemudian masyarakat dapat melakukan tindakan penyelamatan atau aksi dini,” ujarnya.
Meski demikian, Faisal menekankan kecepatan peringatan dini harus diimbangi dengan kesiapan masyarakat dan pemerintah daerah dalam melakukan evakuasi.
Baca Juga: Korban Meninggal Gempa di NTT Capai 71 Jiwa, BNPB: 398 Ton Bantuan Telah Disalurkan
Karena itu, BMKG mendorong penguatan prosedur operasi standar (SOP) evakuasi serta ketersediaan rambu-rambu di wilayah yang berpotensi terdampak tsunami.
“Di sini kita tentunya perlu memperkuat terkait dengan SOP untuk evakuasinya, kemudian juga rambu-rambu evakuasi, apakah evakuasinya vertikal atau menuju ke tempat yang lebih aman,” tuturnya.
Faisal mengatakan, skema evakuasi tersebut perlu dipersiapkan secara bersama-sama oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga kebencanaan.
“Ini juga harus kita siapkan bersama dengan BNPB, bersama dengan Basarnas, dan Forkopimda yang ada di lokasi tersebut,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






