NTT Masih Gempa Susulan, Kementerian PU Fokus Perbaikan Jembatan

AKURAT.CO Kondisi infrastruktur di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terdampak bencana akibat gempa yang terus terjadi. Longsor disebut masih terjadi hampir setiap hari.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengatakan gempa yang kembali terjadi pada hari ini, berada lebih dekat dengan daratan. Kondisi tersebut membuat dampak kerusakan infrastruktur semakin masif.
"Di sana tuh di Pulau Flores ini masih gempa terus. Jadi longsor tuh masih tiap hari. Hari ini ada gempa lagi, tapi gempanya tuh lebih dekat kepada dari laut lebih dekat ke daratan, sehingga kerusakannya lebih masif," kata Dody di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Baca Juga: DPR Soal Penanganan Gempa NTT: Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi, Infrastruktur Mulai Dibangun
Terbaru, Dody menerima laporan adanya jembatan yang roboh di wilayah Manggarai Timur. Namun, dia belum dapat memastikan tingkat kerusakan jembatan tersebut karena tim Kementerian PU masih menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
"Ada sekarang nih baru-baru nih tadi pagi, tadi juga jam 12.00 siang tuh ngasih tahu ada jembatan satu yang roboh. Tapi tim lagi jalan ke sana, di Manggarai Timur," ujarnya.
Dody memastikan, jembatan yang mengalami kerusakan nantinya akan diperbaiki atau dibangun kembali. Namun, langkah penanganannya akan disesuaikan dengan kondisi struktur jembatan setelah dilakukan pemeriksaan di lapangan.
"Iya, iya, pasti. Ya kita lihat dulu ini ya, seperti apa. Maksudnya roboh tuh seperti apa, karena saya belum tahu. Belum lihat fotonya, belum ini," katanya.
Di tengah bencana yang masih berlangsung, Kementerian PU memprioritaskan pemulihan akses jalan dan jembatan nasional. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Jembatan Way Pesi yang saat ini masih bisa dilalui secara terbatas.
Dody mengatakan, kondisi jembatan tersebut belum dapat berfungsi penuh karena sejumlah strukturnya mengalami kerusakan. Kendaraan masih harus melintas secara bergantian.
Baca Juga: Temui Pengungsi Gempa Sikka, Wapres Gibran: Masyarakat NTT Tidak Sendirian
"Walaupun misalnya jembatan itu belum berfungsi 100 persen ya, karena kan Way Pesi itu masih fungsional, masih satu-satu lewatnya. Karena beberapa strukturnya memang kurang bagus," jelas Dody.
Untuk mempercepat pemulihan akses, Kementerian PU menarik jembatan Bailey dari sejumlah provinsi terdekat untuk dipasang di lokasi tersebut.
"Makanya kita tarik Bailey dari beberapa provinsi yang terdekat, supaya bisa pasang Bailey. Jadi ke depan akan ada dua jembatan. Satu yang Bailey, satu yang jembatan ini yang fungsional," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 20 Agustus 2026: Watak Weton Kamis Wage Punya Cita-Cita Tinggi
- 2Drone Buatan Inggris Dipakai Ukraina, Rusia Mengancam: Semakin Terlibat, Semakin Tinggi Harga yang Harus Dibayar!
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 410 Merek Tertua di Indonesia yang Masih Bertahan, Ada yang Berusia 144 Tahun
- 59.242 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Demo BEM UI Hari Ini
- 6Kode Redeem FF Hari Ini, 20 Agustus 2026: Cek Daftar Kode dan Cara Klaim Hadiahnya!
- 7Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini 18 Agustus 2026: Taurus, Gemini, Cancer, Scorpio, Capricorn
- 8Kalender Jawa 19 Agustus 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Kreatif
- 9Kabar Baik, Guru PPPK Penuh Waktu Bisa Ikut Seleksi CPNS Mulai 2027
- 10Mampukah Pramono Anung Tuntaskan PR yang Tertinggal di Jakarta?








