Nama Dicatut Soal Pemblokiran Rekening Pendemo Pati, Habibur Rochman: Itu Bukan Saya

AKURAT.CO Nama Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi NasDem, Muhammad Habibur Rochman, terseret dalam kasus pemblokiran rekening Bank Mandiri yang berisi dana pendemo warga Pati, Jawa Timur, kini berbuntut panjang.
Pria yang akrab dipanggil Habib ini, disebut sebagai pihak yang meminta Polda Metro Jaya melakukan pemblokiran terhadap rekening milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono.
Menanggapi hal ini, Habib memberikan klarifikasi. Dia menegaskan tidak pernah melaporkan, menyuruh, maupun menginstruksikan pihak mana pun untuk melakukan pemblokiran rekening warga tersebut.
Baca Juga: Kasus Blokir Rekening Aktivis Demo AMPB, Bank Mandiri Juga Korban
"Saya tidak pernah menyuruh atau menginstruksi, bahkan kewenangan pun saya tidak punya untuk melakukan hal semacam itu. Jauh lah dari istilahnya kemampuan saya untuk memblokir rekening seseorang di suatu perbankan ataupun kepada pihak APH," kata Habib dalam konferensi pers, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Dia memastikan informasi yang menyebut dirinya sebagai pihak yang melakukan pelaporan merupakan kekeliruan. Dia menduga pencatutan tersebut terjadi karena adanya kemiripan nama dengan orang lain.
"Saya ingin meluruskan bahwa mungkin ada kemiripan nama tapi saya tegaskan sekali lagi haqqul yaqin 1000 persen bahwa itu bukanlah saya orangnya," tegasnya.
Dia juga meluruskan informasi yang menyebut dirinya sebagai anggota DPR dari Pati. Dirinya bukan anggota DPRD Kabupaten Pati maupun anggota DPR RI yang mewakili daerah pemilihan Pati.
Menurutnya, informasi tersebut semakin menunjukkan bahwa sosok yang dimaksud dalam kabar pemblokiran rekening bukan dirinya.
Baca Juga: Saham BMRI Turun ke Rp4.200 setelah Polemik Rekening yang Diblokir
"Saya bukan anggota DPRD Pati ataupun anggota DPR RI dari Dapil Pati, tapi saya anggota DPR RI dari Dapil 8 Jawa Timur meliputi Kabupaten, Kota Mojokerto, Jombang, Nganjuk, dan Kabupaten Kota Madiun," jelas Habib.
Dia menilai, pencatutan identitas tersebut telah merugikan nama baiknya secara pribadi, sekaligus mencoreng institusi DPR RI dan Partai NasDem.
"Jadi dari situ saja sudah jelas bahwa itu adalah fitnah dan juga hoaks yang tidak berdasar. Tentu ini sangat-sangat mencoreng nama baik saya sebagai pribadi, kemudian DPR RI secara institusi, dan juga Partai NasDem secara kepartaian," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









