Ramai Rekening Diblokir PPATK, Ini 4 Alternatif Penyimpanan Uang Selain di Bank

AKURAT.CO Kebijakan pemblokiran rekening dormant oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), tengah menjadi pembicaraan hangat masyarakat Indonesia. Sebab, banyak nasabah yang mengeluhkan rekeningnya yang berisi uang tabungan telah diblokir.
Banyak dari masyarakat mengaku bahwa rekening tersebut memang dipergunakan untuk tabungan. Artinya, rekening tersebut memang hanya menerima uang masuk dan tidak ada transaksi keluar.
Tidak hanya mengeluhkan soal pemblokiran rekening, masyarakat juga mengeluh lambatnya proses pembukaan rekening yang diblokir.
Baca Juga: PPATK Bantah Pemblokiran Rekening Dormant Upaya Perampasan oleh Negara: Dana Nasabah Tetap Aman
Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menanggapi ramainya keluhan masyarakat mengenai pembekuan rekening dormant atau rekening tidak aktif dalam jangka waktu tertentu.
Dia membantah, ungkapan bahwa langkah pembekuan rekening dormant disebut sebagai upaya perampasan oleh negara. Sebaliknya, dia menegaskan bahwa negara justru melindungi hak dan kepentingan dari pemilik rekening.
"Ya enggak mungkin lah, ini justru sedang di jaga, diperhatikan dan dilindungi dari potensi tindak pidana. Sekali lagi, negara hadir untuk melindungi hak dan kepentingan pemilik rekening," ucap Ivan saat dikonfirmasi awak media, Rabu (30/7/2025).
Dia menjelaskan, pihaknya mendapatkan data dan kriteria rekening dormant langsung dari perbankan, bukan ditetapkan oleh PPATK. Dia menyebut, pembekuan tersebut dilakukan dalam rangka melindungi kepentingan publik.
"Hak pemilik rekening tidak hilang atas dananya, hanya rekening sedang diproteksi dari potensi penyimpangan oleh pihak lain," katanya.
Selain di bank, masyarakat masih bisa menyimpan dananya dengan aman. Berikut alternatif penyimpanan uang yang aman selain di bank.
1. Deposito
Deposito termasuk produk perbankan yang bisa menjadi pilihan tempat menabung yang aman. Tidak seperti rekening tabungan biasa yang dapat diambil kapan saja ketika kita membutuhkannya, pengambilan dana di deposito hanya dapat dilakukan ketika jangka waktu yang sesuai kesepakatan tiba.
Tersedia beberapa jangka waktu pengambilan deposito, yaitu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. Pengambilan dana deposito di luar jangka waktu yang sudah ditentukan bisa mengalami penalti yang mengurangi nilai tabunganmu.
Kelebihan dari deposito adalah suku bunganya yang lebih tinggi dibandingkan suku bunga tabungan biasa. Hanya saja, beberapa bank masih menerapkan setoran awal minimal deposito di kisaran angka Rp10 juta.
2. Reksa Dana
Reksa dana merupakan pilihan tempat menabung yang aman, sekaligus dapat menjadi sarana investasi yang menjanjikan.
Reksa dana sendiri bisa diartikan sebagai wadah yang menghimpun dana dari pemodal, untuk nantinya akan dikelola oleh manajer investasi yang berizin dan terpercaya untuk bisa memperoleh keuntungan.
Reksa dana kerap menjadi pilihan sebagai tempat menabung yang aman, karena tidak perlu modal besar untuk menaruh uang di tempat ini potensi keuntungan yang cukup menjanjikan.
Meskipun termasuk tempat menabung yang aman, reksa dana tetap memiliki risiko. Nilai unit yang Anda beli bisa berkurang sehingga menyebabkan kerugian. Anda pun baru bisa mendapatkan uang tabungan kembali dari reksa dana, jika ada yang membeli unit reksa dana yang Anda punya.
Baca Juga: PPATK Blokir Rekening Dormant, Pemerintah Pastikan Dana Nasabah Aman
3. Saham
Saham merupakan bukti kepemilikan nilai dari sebuah perusahaan dari sejumlah modal yang kita setorkan. Selain dianggap sebagai tempat menabung yang aman, banyak orang memilih menempatkan uangnya di saham karena potensi keuntungannya yang besar.
Keuntungan tersebut berasal dari peningkatan nilai jual bukti kepemilikan, sampai dengan dividen yang diperoleh dari perusahaan yang bersangkutan. Walaupun memang, ketika memutuskan menabung di saham, risiko penurunan nilai saham yang signifikan sangat mungkin terjadi.
Saham hanya bisa dibeli di bursa efek. Namun saat ini, sudah ada banyak perusahaan sekuritas dengan izin OJK yang dapat menjadi pilihanmu untuk membeli saham dari manapun, bahkan hanya dari ponsel yang ada di genggaman lewat aplikasi.
4. Emas
Bagi Anda yang ingin menyimpan uang dalam jangka waktu yang panjang, Anda bisa mempertimbangkan untuk menginvestasikannya pada instrumen seperti emas.
Instrumen investasi ini cukup mudah dilakukan dan bisa melindungi nilai uang Anda. Selain itu, investasi emas juga menawarkan potensi keuntungan yang cukup menjanjikan jika dilakukan dalam jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









