Gibran Minta Pembangunan Sabo Dam Hutanabolon dan Jembatan Garoga 2 Rampung Tepat Waktu

AKIRAT.CO Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, meninjau pembangunan Sabo Dam Hutanabolon di Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Jembatan Garoga 2 di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur yang berperan penting dalam pemulihan akses, sekaligus memperkuat perlindungan masyarakat dari risiko bencana.
Dia menekankan agar pembangunan kedua infrastruktur tersebut diselesaikan sesuai target, dengan tetap memperhatikan kualitas dan keselamatan konstruksi.
Menurutnya, Sabo Dam berperan penting dalam mengendalikan aliran material dan mengurangi risiko bencana. Sementara Jembatan Garoga 2 dibutuhkan untuk memulihkan konektivitas dan mendukung mobilitas masyarakat.
"Pemulihan tidak boleh hanya memperbaiki kerusakan yang sudah terjadi. Infrastruktur yang dibangun harus membuat masyarakat lebih terlindungi menghadapi risiko bencana berikutnya," ujarnya.
Dalam peninjauan Sabo Dam Hutanabolon, Wapres melihat perkembangan pembangunan infrastruktur pengendali aliran material yang ditujukan untuk mengurangi risiko bencana di kawasan tersebut.
Berdasarkan panel penjelasan yang disajikan Kementerian PU, progres fisik pembangunan Sabo Dam di Sungai Tukka mencapai 26 persen dari rencana awal 29 persen.
Sementara, pembangunan Jembatan Garoga 2 di Tapanuli Selatan merupakan bagian dari penanganan mendesak pada koridor Sibolga–Batangtoru–Padang Sidempuan sepanjang 65 kilometer.
Per 2026, progres fisik paket tersebut mencapai 44,93 persen dengan target penyelesaian atau PHO pada 31 Desember 2026.
Baca Juga: Gibran Pastikan Huntap untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Napa Dibangun Bulan Ini
Jembatan tersebut menjadi salah satu akses penting bagi masyarakat karena menghubungkan kawasan dan mendukung mobilitas, termasuk aktivitas ekonomi dan pelayanan sehari-hari.
"Terbukanya kembali akses sangat penting bagi masyarakat. Tapi pekerjaan tidak boleh berhenti pada jembatan. Penanganan sungainya juga harus kita tuntaskan agar masyarakat lebih terlindungi," tuturnya.
Melalui peninjauan langsung, Gibran memastikan pembangunan infrastruktur pascabencana berjalan sesuai target dan kebutuhan di lapangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








