Pemerintah Kucurkan Rp25,9 Miliar untuk Pemulihan Sekolah di Sumatera Pascabencana

AKURAT.CO Pemerintah telah menyalurkan bantuan untuk mendukung pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Bantuan tersebut mencakup perlengkapan sekolah, sarana belajar darurat, dukungan operasional pendidikan, hingga bantuan langsung bagi guru terdampak.
"Kami sudah memberikan bantuan untuk sekolah terdampak bencana," ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Selasa (30/12/2025).
Baca Juga: PLN Ungkap Tantangan Pemulihan Listrik Aceh, Kerusakan Lebih Masif dari Tsunami 2004
Untuk perlengkapan sekolah (school kit), Kemendikdasmen menyalurkan bantuan kepada total 27.000 siswa. Rinciannya, Aceh menerima 15.500 school kit, Sumatera Barat 5.000, dan Sumatera Utara 6.500.
Selain itu, pemerintah juga menyediakan sarana belajar darurat berupa tenda dan ruang kelas sementara. Tenda sekolah yang disalurkan berjumlah 147 unit, masing-masing 78 unit di Aceh, 22 unit di Sumatera Barat, dan 47 unit di Sumatera Utara.
Sementara ruang kelas darurat yang disiapkan mencapai 160 unit, terdiri atas 100 unit di Aceh, 30 unit di Sumatera Barat, dan 30 unit di Sumatera Utara.
Dari sisi pembiayaan, Abdul Muti menyebut Dana Operasional Pendidikan Darurat yang telah disalurkan mencapai Rp25,91 miliar. Dana tersebut dialokasikan sebesar Rp11,29 miliar untuk Aceh, Rp8,54 miliar untuk Sumatera Barat, dan Rp6,08 miliar untuk Sumatera Utara.
Untuk dukungan psikososial, pemerintah menyalurkan anggaran Rp700 juta, dengan rincian Rp300 juta untuk Aceh, Rp200 juta untuk Sumatera Barat, dan Rp200 juta untuk Sumatera Utara.
Baca Juga: Anggaran Pemulihan Bencana Sumatera Capai Rp59,25 Triliun, Terbesar untuk Aceh
Bantuan juga diberikan dalam bentuk buku pelajaran. Di Aceh, pemerintah menyalurkan 90.000 eksemplar buku, Sumatera Barat 70.000 eksemplar, dan Sumatera Utara 50.000 eksemplar, sehingga total bantuan buku mencapai 212.000 eksemplar.
Tak hanya untuk sekolah dan siswa, Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan langsung kepada para guru yang terdampak bencana. Total bantuan yang disalurkan kepada guru mencapai Rp32,93 miliar untuk 16.467 guru.
Rinciannya, di Aceh bantuan mencapai Rp15,72 miliar untuk 7.861 guru, di Sumatera Barat Rp5,59 miliar untuk 2.795 guru, dan di Sumatera Utara Rp11,56 miliar untuk 5.783 guru. Selain itu, bantuan juga disalurkan kepada 28 guru terdampak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dengan nilai Rp56 juta.
Dia menegaskan, penyaluran bantuan kepada guru bukan sekadar rencana, melainkan sudah berjalan dan terus dipercepat hingga seluruh penerima menerima haknya.
"Ini transfer langsung ke rekening masing-masing guru dan sudah kami transfer. Sekarang masih proses karena memang ada beberapa yang membutuhkan waktu cukup lama karena jumlahnya cukup besar," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









