Akurat Logo

Cegah Keracunan Makanan, BGN Kembali Tutup Ribuan Dapur MBG

Ayu Rachmaningtyas | 8 September 2026, 10:21 WIB
Cegah Keracunan Makanan, BGN Kembali Tutup Ribuan Dapur MBG
Kepala BGN, Sudaryono, menekankan kepatuhan terhadap standar SLHS syarat mutlak dalam penyelenggaraan Program MBG. - Foto: Akurat.co/Ayu Rachmaningtyas

AKURAT.CO Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menutup 1.999 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, lantaran belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Kepala BGN, Sudaryono, menekankan bahwa kepatuhan terhadap standar SLHS serta kriteria sanitasi adalah syarat mutlak yang tidak dapat ditawar dalam penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Sebagaimana publik ketahui, syarat SLHS, sertifikasi laik higiene dan sanitasi menjadi satu syarat mutlak dalam penyelenggaraan dapur yang menyelenggarakan Makan Bergizi Gratis," katanya, melalui keterangan resmi, Selasa (8/9/2026).

Sudaryono menjelaskan, BGN terus melakukan penyisiran dan verifikasi ketat terhadap puluhan ribu SPPG.

Dari total awal 27.485 dapur, BGN melakukan penyisiran penetapan sementara menjadi 27.022 dapur. Berdasarkan pembaruan data hasil koordinasi dengan Kementerian Kesehatan, per 7 September, ditemukan 1.999 dapur SPPG yang belum melakukan pendaftaran SLHS di Dinas Kesehatan setempat.

Baca Juga: BGN Sesuaikan Operasional MBG di Wilayah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

"Dapur-dapur sebanyak 1.999 ini tidak melakukan pendaftaran SLHS di Dinas Kesehatan masing-masing. Artinya, bukan mendaftar lalu syaratnya tidak dipenuhi, melainkan tidak melakukan pendaftaran sama sekali," ujarnya.

Setelah melalui proses konfirmasi dan evaluasi bertahap, BGN mengambil tindakan tegas dengan menutup 1.999 dapur SPPG tersebut, guna dilakukan investigasi lebih lanjut.

Langkah penutupan dan investigasi diambil sebagai komitmen BGN untuk menjaga kualitas, keamanan gizi, serta keselamatan seluruh penerima manfaat Program MBG.

"Saya nyatakan 1.999 dapur SPPG ini saya tutup untuk kemudian kami lakukan investigasi," kata Sudaryono.

Rincian 1.999 dapur MBG yang ditutup meliputi:

  • Wilayah 1: 351 SPPG

  • Wilayah 2: 1.417 SPPG

  • Wilayah 3: 231 SPPG.

Baca Juga: BGN Dorong Guru Bantu Tumbuhkan Perilaku Makan Sehat bagi Siswa Lewat Program MBG

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.