Akurat Logo

Dirujuk ke RSCM, Hasil Pemeriksaan Dua Korban Keracunan MBG di Karo Keluar dalam 2 Hari

Ayu Rachmaningtyas | 14 September 2026, 20:42 WIB
Dirujuk ke RSCM, Hasil Pemeriksaan Dua Korban Keracunan MBG di Karo Keluar dalam 2 Hari
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.

AKURAT.CO Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menjanjikan hasil pemeriksaan korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yaitu Agnesia Paruliana br Silitonga dan Febiona Purba yang dibawa ke Rumah Sakit (RS) Cipto Mangunkusumo (RSCM), segera keluar dalam dua hari ke depan.

Tim ahli RSCM telah bekerja dan hasil pemeriksaan diharapkan segera keluar. Budi mengaku belum menerima hasil pemeriksaan yang telah dilakukan sampai hari ini, dia pun enggan mau berspekulasi mengenai kondisi korban sebelum menerima hasil pemeriksaan dari para ahli.

"Mereka tuh sudah bekerja, harusnya hasilnya sih sebentar lagi keluar. Saya kenapa saya enggak mau berspekulasi, karena lebih baik ahlinya (yang menjelaskan)," kata Budi di Kompleks Parlemen, Senin (14/9/2026).

Baca Juga: Suahasil Nazara Menkeu Baru, Bagaimana Arah Anggaran MBG?

Dia menjelaskan, tim dokter RSCM telah melakukan pemeriksaan terhadap pasien tersebut. Pihaknya juga telah mengumpulkan sejumlah dokter ahli di RSCM untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban, di antaranya, dokter spesialis anak, ahli neurologi anak, psikiater anak.

"Kita juga memanggil Ketua Kolegium Anak untuk melihat secara keseluruhan tuh seperti apa. Serta ahli anak yang mengerti mengenai penyakit dalam. Karena takutnya ada yang lain juga yang kita tidak tahu," jelasnya.

Pemeriksaan dilakukan setelah Wakil Presiden meminta korban dibawa ke RSCM untuk mendapatkan pemeriksaan dari dokter dengan keahlian yang lebih lengkap. RSCM dipilih karena memiliki kemampuan dokter yang lebih lengkap.

"Nah, dalam proses itu, kemudian itu ramai dan viral kan. Sehingga Pak Wapres ke sana. Waktu Pak Wapres ke sana, diminta agar kita membawa yang bersangkutan ke RSCM. Kenapa? Karena dilihat bahwa RSCM memiliki kemampuan dokter-dokternya yang jauh lebih lengkap dibandingkan Rumah Sakit Adam Malik," ujarnya.

Terkait pemeriksaan terhadap korban di rumah sakit lain, dirinya mengetahui Rumah Sakit Adam Malik telah melakukan pemeriksaan. Namun, hasil tersebut perlu diperkuat oleh tim ahli RSCM sesuai arahan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Guru di Sleman Keracunan MBG, Anggota Komisi IX Minta BGN Bertanggung Jawab

"Tapi dari enam rumah sakit kenapa malah sebelum ada diagnosisnya Pak? saya enggak tahu kalau yang enam rumah sakit yang lain ya, tapi saya tahu yang Adam Malik sudah ada. Cuma itu kan Perlu diperkuat oleh ahlinya sesuai permintaan Pak Wapres kan? Supaya benar-benar bagus. Jadi tim ahlinya tuh sekarang sudah kerja semua. Itu harusnya," kata Budi.

Sebelumnya, siswi korban dugaan keracunan makanan dalam program makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Agnesia Paruliana br Silitonga,dan Febiona Purba, akhirnya telah dibawa ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Keduanya kini telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Keduanya dibawa ke Jakarta atas permintaan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, baru-baru ini setelah Gibran menjenguk langsung kedua siswi tersebut di Kabupaten Karo, hari ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.