Komisi XIII DPR Bakal Inspeksi Lapas Cibinong, Telusuri Anggaran 'Rumah Dinas'

AKURAT.CO Ketua Komisi XIII DPR, Willy Aditya, mengatakan pihaknya akan melakukan inspeksi ke Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, pada Rabu (30/9/2026), untuk mengecek langsung kondisi lapas.
Kunjungan itu sekaligus menelusuri sumber anggaran pembangunan bangunan yang disebut 'rumah dinas' di Lapas Cibinong, yang disebut tidak masuk dalam Barang Milik Negara (BMN). Pemeriksaan langsung diperlukan untuk memastikan sumber pembiayaan bangunan yang disebut dibangun secara swakelola.
"Kita lebih bagus daripada berdebat kusir, kita lakukan cek dokumen. Nanti kami akan periksa anggaran 2022 dan 2023. Kalau itu enggak ada, artinya itu swakelola," kata Willy kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Baca Juga: Pemerintah Pastikan Penonaktifan 5 Pejabat di Lapas Cibinong Sesuai dengan Evaluasi
Penelusuran tersebut penting untuk melihat apakah pembangunan bangunan yang menjadi temuan juga memiliki persoalan hukum. Menurutnya, pemeriksaan harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada aktivitas keluar-masuk warga binaan.
"Kan sama aja tuh. Kita kan memperkarakan, 'Oh ini ada bangunan segala macam, ini pidana nih, enggak pada tempatnya'. Tapi ketika ini diinisiasi, apakah juga tidak pidana? Sama, itu equal tuh," lanjutnya.
Dia menegaskan, Komisi XIII akan menjalankan fungsi pengawasan eksternal, sementara pengawasan internal berada di tangan Inspektorat. Pemeriksaan ke Lapas Cibinong nantinya akan menjadi bagian dari proses tersebut.
"Inspektorat melakukan pengawasan internalnya, Komisi XIII melakukan pengawasan eksternalnya, sesuai dengan Undang-Undang 22 Tahun 2022 Pasal 88," katanya.
Willy pun mengajak anggota Komisi XIII lainnya untuk turun langsung ke Lapas Cibinong. Pemeriksaan lapangan diperlukan agar DPR dapat melihat kondisi sebenarnya dan tidak hanya mengandalkan keterangan dalam rapat.
"Ini kontekstual ini yang kita lakukan dan ini kita ajak teman-teman semua nanti hari Rabu. Kita cek sama-sama ya," ujar Willy.
Baca Juga: Komisi II DPR Panggil Ombudsman, Bahas Polemik Lapas Cibinong
Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi XIII DPR, Yan Permenas Mandenas, mengatakan kunjungan tersebut perlu dilakukan karena kondisi di lapas berpotensi berubah setelah persoalan sebelumnya mencuat ke publik.
"Nah, rencananya kan kita hari Rabu akan ke Lapas Cibinong. Rabu ini," kata Yan.
Dia mencontohkan kunjungan Komisi XIII ke Rutan Salemba setelah tujuh tahanan kabur. Saat itu, sejumlah bagian fasilitas telah mengalami pembenahan sebelum DPR datang melakukan pemeriksaan.
Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, agar pemeriksaan DPR dapat mengungkap kondisi sebelum maupun setelah persoalan mencuat. Dia juga mempertanyakan alasan tidak berfungsinya CCTV di salah satu area lapas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









