Baleg DPR Bentuk Panja RUU Hak Cipta, Target Rampung Desember 2026

AKURAT.CO Badan Legislasi DPR resmi membentuk panitia kerja untuk membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Dalam rapat bersama pemerintah, Wakil Ketua Baleg DPR, Martin Manurung, ditetapkan sebagai Ketua Panja Pembahasan RUU Hak Cipta.
"Tim panja di sini sudah saya terima. Dengan ini dapat kami sampaikan juga bahwa Ketua Panja Pembahasan RUU Hak Cipta adalah Bapak Martin Manurung," ujar Ketua Baleg DPR, Bob Hasan, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Panja akan membahas daftar inventarisasi masalah (DIM) RUU Hak Cipta secara terbuka.
Menurut Bob Hasan, masyarakat perlu mendapatkan informasi mengenai perkembangan pembahasan revisi aturan tersebut.
Pembahasan lanjutan RUU Hak Cipta akan dilakukan pada masa sidang berikutnya yang dimulai November 2026.
Baleg menargetkan pembahasan regulasi tersebut dapat diselesaikan paling lambat Desember 2026.
Martin mengatakan, revisi UU Hak Cipta diperlukan untuk menyesuaikan aturan dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi.
Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah pengaturan kewajiban serta tanggung jawab platform digital dalam mencegah terjadinya pelanggaran hak cipta.
RUU tersebut juga diarahkan untuk memperkuat perlindungan terhadap pencipta, pemegang hak cipta, dan pemilik hak terkait.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







