Akurat Logo

Alasan Lirboyo Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

Lufaefi | 27 Juni 2026, 06:20 WIB
Alasan Lirboyo Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Ilustrasi Muktamar Nahdlatul Ulama (Google Image)

AKURAT.CO Wacana penetapan Pondok Pesantren Lirboyo sebagai lokasi pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 terus mengemuka di tengah belum adanya keputusan resmi dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait tuan rumah agenda lima tahunan tersebut.

Sejumlah kalangan warga nahdliyin mulai menyampaikan argumentasi mengapa Lirboyo dinilai memenuhi syarat menjadi lokasi penyelenggaraan forum tertinggi organisasi itu.

Salah satu pertimbangan yang menguat adalah rekam jejak panjang Lirboyo sebagai pesantren yang selama ini dikenal memiliki tradisi keilmuan kuat dan kedekatan historis dengan perkembangan Nahdlatul Ulama.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU 2026, Nama Nasaruddin Umar Menguat, Muncul Bocoran Formasi PBNU Baru

Pendukung usulan tersebut menilai posisi Lirboyo relatif dapat diterima oleh berbagai kelompok di internal NU sehingga berpotensi menciptakan suasana muktamar yang lebih kondusif dan berorientasi pada musyawarah.

Selain faktor historis dan kultural, kapasitas kelembagaan juga menjadi alasan yang sering dikemukakan. Dengan lingkungan pesantren yang luas dan pengalaman menerima kegiatan berskala besar, Lirboyo dinilai memiliki kesiapan sarana untuk mendukung pelaksanaan muktamar yang diperkirakan akan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah.

Aspek lain yang turut disorot adalah citra independensi pesantren. Sejumlah pihak berpandangan bahwa penyelenggaraan muktamar di lingkungan pesantren dapat memperkuat kesan netralitas forum dan menjaga proses permusyawaratan tetap berada dalam koridor tradisi jam’iyah.

Menurut pandangan yang berkembang, netralitas menjadi faktor penting agar forum muktamar dapat berlangsung secara sejuk, demokratis, dan menghasilkan keputusan yang diterima seluruh unsur organisasi.

Di tengah beragam aspirasi lokasi yang juga muncul dari sejumlah daerah lain, pendukung Lirboyo menilai pesantren tersebut memiliki modal sosial untuk menjadi ruang pertemuan berbagai arus pemikiran di lingkungan NU.

Baca Juga: PCNU Pekalongan Dukung Lirboyo Jadi Lokasi Muktamar ke-35 NU

Mereka berharap pelaksanaan Muktamar NU ke-35 nantinya tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga sarana memperkuat persatuan warga nahdliyin, menjaga tradisi keilmuan, dan mempertegas orientasi khidmah organisasi bagi umat, bangsa, dan agama.

Hingga saat ini, PBNU belum mengumumkan secara resmi lokasi penyelenggaraan Muktamar NU ke-35.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi