Mitsubishi Siapkan Pajero Baru dan 12 Model Lain dalam Enam Tahun ke Depan

AKURAT.CO Mitsubishi mengumumkan rencana peluncuran 13 model baru dalam enam tahun mendatang. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah kembalinya Pajero sebagai SUV andalan dengan konstruksi ladder-frame.
SUV tersebut disebut akan dikembangkan dari basis pikap Triton yang sudah dipasarkan di berbagai negara. Kehadiran Pajero baru menjadi bagian penting dari strategi penguatan lini kendaraan petualang Mitsubishi.
Nama Pajero tidak hanya digunakan untuk satu model saja. Mitsubishi berencana menghadirkan keluarga Pajero yang mencakup SUV besar, SUV kompak, hingga model berukuran kecil yang berpotensi masuk segmen kei car di Jepang.
Selain keluarga Pajero, Mitsubishi juga menyiapkan minivan baru untuk pasar domestik Jepang. Model ini diperkirakan menjadi penerus Delica D:5 yang telah beredar sejak 2007 dengan beberapa kali penyegaran.
Dikutip dari Carscoops, Selasa (23/6/2026), pabrikan asal Jepang tersebut juga masih menyimpan informasi mengenai dua SUV baru lainnya. Sementara itu, sebuah pikap baru diyakini akan hadir sebagai versi pembaruan dari Triton.
Untuk pasar ASEAN, Mitsubishi memastikan generasi terbaru Xpander sedang dalam tahap pengembangan. Model ini akan mengadopsi teknologi hybrid dan melanjutkan kesuksesan Xpander yang pertama kali meluncur pada 2017.
Sebagian model baru Mitsubishi lahir dari kerja sama dengan perusahaan lain. Salah satunya adalah SUV coupe listrik berbasis Nissan Leaf serta SUV listrik yang dikembangkan bersama Foxconn.
Mitsubishi dan Nissan juga tengah menggarap proyek pikap baru untuk pasar Amerika Utara. Selain itu, kedua perusahaan masih mempertimbangkan pengembangan pikap global yang dapat dipasarkan di berbagai wilayah.
Dari sisi teknologi, Mitsubishi akan berfokus pada kendaraan elektrifikasi. Sebanyak lima model akan menggunakan sistem hybrid, lima model lainnya plug-in hybrid dan tiga model sepenuhnya bertenaga listrik.
Mitsubishi juga mengembangkan mesin khusus untuk HEV dan PHEV dengan efisiensi termal mencapai 48 persen. Perusahaan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital untuk memangkas waktu pengembangan kendaraan dari 45 bulan menjadi 36 bulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK



