Mengecek Tekanan Ban Mobil Bukan Dilihat dari Bentuknya, Begini Cara yang Tepat

AKURAT.CO Tekanan angin ban mobil sering kali baru diperhatikan ketika ban terlihat kempis atau muncul peringatan pada panel instrumen. Padahal, ban bisa mengalami kekurangan tekanan meskipun secara visual masih terlihat normal.
Kondisi ini membuat pengemudi berisiko mengabaikan salah satu bagian penting dalam perawatan kendaraan. Tekanan ban yang tidak sesuai rekomendasi dapat memengaruhi pengendalian, daya cengkeram, kenyamanan, konsumsi bahan bakar, hingga usia pakai ban.
Kabar baiknya, pengecekan tekanan ban sebenarnya dapat dilakukan sendiri dalam beberapa menit, tanpa harus menunggu jadwal servis.
Pengemudi hanya perlu mengetahui angka tekanan yang direkomendasikan oleh pabrikan mobil dan menggunakan alat pengukur tekanan ban atau tire pressure gauge.
Jangan Mengandalkan Angka yang Tercetak di Dinding Ban
Angka tekanan ban yang tepat untuk mobil tidak selalu sama, bahkan pada kendaraan dengan ukuran ban yang serupa. Tekanan yang direkomendasikan ditentukan oleh pabrikan berdasarkan karakteristik kendaraan, distribusi bobot, suspensi, serta ukuran ban yang digunakan.
Informasi ini biasanya tersedia pada stiker di bagian dalam pintu pengemudi, tutup tangki bahan bakar pada model tertentu, atau buku manual kendaraan.
Michelin menjelaskan bahwa tekanan ban depan dan belakang juga bisa memiliki rekomendasi berbeda, termasuk pilihan tekanan untuk kondisi kendaraan membawa beban penuh.
Pengemudi sebaiknya tidak menjadikan angka pada dinding samping ban sebagai patokan pengisian sehari-hari. Angka tersebut umumnya menunjukkan batas tekanan maksimum ban, bukan tekanan operasional yang direkomendasikan untuk kendaraan.
Mengisi ban hingga angka maksimum tanpa memeriksa panduan mobil dapat menyebabkan tekanan tidak sesuai kebutuhan kendaraan. Jika mobil membawa banyak penumpang atau barang, periksa apakah buku manual atau stiker kendaraan mencantumkan rekomendasi khusus untuk kondisi bermuatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






