Attachment Parenting Ala Kourtney Kardashian: Pola Asuh Apa Itu Sebenarnya?

AKURAT.CO Tidak ada cara yang "benar" untuk menjadi orang tua. Attachment parenting mungkin menjadi metode pengasuhan yang sering didengar oleh Bunda. Pola asuh ini didasarkan pada gagasan bahwa bayi dan anak kecil membutuhkan perhatian dari orang tua agar mereka dapat merasa aman dan percaya diri.
Kourtney Kardashian yang berusia 44 tahun, telah lama mendukung pola asuh attachment parenting, seperti yang dia lakukan sebelumnya. Kortney memiliki tiga anak dari pasangannya sebelumnya, Scott Disick Mason berusia 13 tahun, Penelope usia 11 tahun, dan Reign yang berusia 8 tahun.
Pola asuh apa sih itu? Untuk mengetahuinya cek artikel selanjutnya!
1. Mengenal pola asuh Attchment Parenting
Attachment parenting berfokus pada hubungan yang dapat dibangun antara orang tua dengan anak-anak mereka. Attachment parenting dianggap sebagai metode terbaik untuk membesarkan anak-anak yang aman, mandiri, dan berempati. Tujuannya adalah agar anak merasa aman dan percaya diri dengan orang tuanya.
Orang-orang yang mendukung attachment parenting mengatakan bahwa keterikatan antara orang tua dan anak akan menanamkan rasa aman dan kepercayaan saat anak dewasa.
Baca Juga: Nyai-Ning Di Jabar Kagumi Pola Asuh Nyai Atikoh Yang Berhasil Didik Anak Pandai Jaga Akhlak
2. Bentuk-bentuk Attchment Parenting
Bagi banyak orang tua, pola asuh ini terasa alami dan intuitif. Berbagai bentuk attachment parenting adalah seperti:
- Sering menggendong bayi secara erat (misalnya menggendong bayi di dalam gendongan).
- Melakukan sentuhan pengasuhan (skin to skin dan metode kanguru).
- Menyusui sesuai permintaan.
- Menghindari jadwal makan yang dibatasi dan ditentukan oleh orang dewasa.
- Peka terhadap tangisan bayi.
- Menjadi responsif terhadap emosi anak.
- Co-sleeping (bayi sekamar dengan orang tua).
3. Bentuk pola asuh lainnya yang bisa dicoba
Attachment parenting bukanlah satu-satunya pola pengasuhan. Terdapat jenis pola asuh orang tua lainnya termasuk lawnmower, helikopter, dan gajah.
Lawnmover mirip dengan analogi orang tua yang sedang memotong rumput. Mereka akan "memotong" jalan bagi anak mereka, menghilangkan semua hambatan yang mungkin mengganggu mereka.
Sebaliknya, pola asuh helikopter biasanya tidak konsisten, dan ini dapat bertahan hingga perguruan tinggi. Pada tahun 1990, Foster Cline dan Jim Fay, peneliti perkembangan anak, menciptakan istilah "orangtua helikopter" untuk menggambarkan orang tua yang terlalu terlibat dan terus menilai risiko, yang menghalangi anak-anak untuk belajar keterampilan tersebut.
4. Pengaruh Attachment Parenting
Banyak penelitian menunjukkan bahwa attachment parenting berdampak baik. Meskipun banyak orang tua khawatir jika selalu menanggapi setiap kebutuhan dan tangisan bayi itu akan membuatnya menjadi ketergantungan di masa depan, penelitian menemukan bahwa justru akan terjadi hal yang sebaliknya. Bayi memiliki kepercayaan diri untuk menjelajahi dunia sekitar dengan aman dan menciptakan kemandirian ketika mereka siap.
Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa bayi yang dibesarkan dengan pendekatan pengasuhan keterikatan cenderung lebih menyenangkan dan menjadi teliti seiring bertambahnya usia, dan mereka juga tidak terlalu cemas atau neurotik. Dampaknya, bayi menjadi tidak terlalu takut terhadap dunia luar karena orang tua mereka yang responsif. Orang tua yang responsif juga membantu bayi merasa lebih santai secara keseluruhan.
Akhirnya, beberapa penelitian menemukan hubungan antara gaya pengasuhan attachment parenting dan lebih sedikit masalah perilaku di antara anak-anak. (Zahwa Risma Nandini)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







