BCL Resmi Nikah dengan Tiko Aryawardhana, Begini Cara Beri Pengertian ke Anak yang Sudah Remaja

AKURAT.CO Bunga Citra Lestari atau kerap disapa BCL akhirnya dipersunting Tiko Aryawardhana dan resmi melepas status janda usai sang suami, Ashraf Sinclair meninggal dunia empat tahun lalu.
Keputusan BCL untuk menikah lagi saat ini menjadi sorotan netizen. Pernikahan keduanya ini melibatkan satu anak dari BCL, dan tiga anak dari Tiko Aryawardhana sebagai duda.
Memutuskan untuk kembali berumah tangga setelah pernah gagal atau ditinggal pergi selama-lamanya bukanlah hal mudah. Terlebih jika sudah memiliki anak.
Banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Mulai dari, menanyakan kepada diri sendiri hingga melibatkan anak dalam pengambilan keputusan.
Reaksi anak memang berbeda-beda. Mungkin bisa bahagia atau malah menolaknya. Walaupun kadang sulit, orang tua tetap harus melibatkan anak dalam hal ini.
Baca Juga: Nikahi BCL, Tiko Aryawardhana Beri Mahar 212 Gram Logam Mulia
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjelaskan rencana pernikahan kepada anak yang masih remaja.
1. Pilih Waktu yang Tepat
Usahakan memilih waktu saat anak sedang dalam mood yang baik. Jangan pilih waktu ketika ia sedang kelelahan, bete, atau mengantuk. Anak akan lebih mudah menerima informasi bahwa orang tuanya akan menikah lagi saat mood-nya sedang baik.
2. Katakan dengan Jujur
Sebelum memperkenalkan calon pasangan, ungkapkan dengan jujur pada anak bahwa Anda sedang menjalin hubungan dengan seseorang dan kemungkinan akan menikah lagi. Sejujur itu, namun tetap dengan bahasa yang dimengerti anak sesuai usianya.
Bila anak sudah dalam usia remaja, ajak mereka diskusi layaknya orang dewasa dan hargai pendapatnya. Tanyakan bagaimana perasaan anak akan rencana Anda dan siaplah menjawab semua pertanyaan yang akan ia ajukan.
Baca Juga: Usung Adat Jawa, BCL Resmi Menikah dengan Tiko Aryawardhana
3. Rancang Pertemuan dengan Pasangan Baru
Kenalkan pasangan baru layaknya perkenalan dengan teman baru. Agar terkesan santai, rencanakan liburan atau piknik bersama untuk mendapatkan suasana yang tidak canggung.
4. Tetap Tunjukkan Kasih Sayang Penuh
Jelaskan pada anak bahwa kasih sayang Anda padanya tidak akan berubah dengan adanya pasangan baru. Hal ini merupakan poin terpenting yang perlu dilakukan.
Tidak jarang anak memiliki ketakutan bahwa cinta Anda untuknya akan berpindah ke pasangan baru tersebut. Jelaskan pada anak bahwa cinta orang tua ke anak dan cinta seseorang pada pasangan adalah hal yang berbeda.
5. Jangan Memaksa
Beri waktu pada anak dan biarkan jalinan hubungan pertemanan tumbuh perlahan antara anak dengan pasangan baru Anda. Bila anak belum memberikan “lampu hijau”, berikan pengertian perlahan-lahan karena pernikahan merupakan hal yang besar juga baginya. Cari tahu penyebab anak menunjukkan sikap penolakan. Kalau anak sudah cukup dewasa, ajaklah mereka berdiskusi tentang hal tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





