Parents, Tidak Semua Anak Cocok Bersekolah di SMA Kompetitif

AKURAT.CO Menurut para ahli, seperti halnya penerimaan di perguruan tinggi, masuk ke sekolah menengah atas juga merupakan proses yang ketat.
Entah itu dengan tujuan untuk menghadiri Ivy League atau universitas ternama lainnya atau hanya untuk mencari tantangan akademis, beberapa siswa melanjutkan pendidikan di sekolah menengah yang kompetitif. Sekolah negeri maupun swasta mengawali penerimaan yang sangat selektif dan proses pendaftaran yang ketat. Mereka biasanya menawarkan program akademik yang luar biasa dan tingkat penempatan perguruan tinggi yang tinggi.
Baca Juga: Agar Tidak Putus Sekolah, Anak-anak Korban Kekerasan KKB Di Papua Perlu Banyak Bantuan
Di Amerika Serikat, kampus-kampus terbaiknya disebut dengan Ivy League yang merupakan sebutan untuk sejumlah kampus dengan reputasi terbaik dalam hal kualitas pendidikan dan telah menghasilkan lulusan-lulusan yang berkualitas.
Mirip dengan penerimaan di perguruan tinggi elit, masuk ke sekolah menengah atas yang kompetitif bisa jadi sulit.
Setiap sekolah menengah atas memiliki persyaratannya masing-masing, namun secara umum, para ahli mengatakan bahwa penerimaan memerlukan kemampuan akademis yang luar biasa, nilai ujian yang sangat baik, bukti fokus dan semangat dalam disiplin ilmu tertentu, serta kedewasaan dan kecerdasan seperti yang ditunjukkan melalui wawancara dan esai pribadi. Ini juga membutuhkan banyak penelitian dan perencanaan.
Siswa biasanya harus tajam dalam setiap aspek profil mereka, kata para ahli.
“Selain keunggulan akademis, sekolah menengah yang kompetitif mencari siswa yang benar-benar bersemangat dengan prospek bersekolah, menunjukkan kualitas kepemimpinan, menunjukkan kedewasaan, dan telah menunjukkan komitmen mereka kepada masyarakat,” Mary Banks, konsultan di Quad Education Group dan mantan konselor penerimaan di Universitas Columbia di New York, menulis melalui email.
“Selain itu, sekolah mencari siswa yang mereka yakini sesuai dengan budaya dan misi sekolah.”
Mendaftar dan bersekolah di sekolah menengah yang sangat selektif dapat menimbulkan banyak tekanan dan stres, dan sekolah-sekolah ini tidak cocok untuk semua orang.
Baca Juga: Resep Nugget Ayam Wortel Buat Bekal Sekolah Anak Ala Chef Tirta Pane
Keluarga harus mempertimbangkan yang paling cocok untuk anak mereka, kata Maurice Frumkin, presiden NYC Admissions Solutions. “Tanpa memikirkan sekolah tertentu, lingkungan seperti apa yang akan menjadi tempat di mana anak Anda akan berkembang? Apa yang berhasil dan tidak berhasil di sekolah Anda saat ini? Apa preferensi Anda sebagai sebuah keluarga? Apa minat anak Anda?”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








