Angka Bunuh Diri Remaja Semakin Melonjak Terutama untuk Perempuan

AKURAT.CO Sebuah analisa baru menunjukkan data yang memprihatinkan dimana tingkat bunuh diri di Amerika Serikat dengan segala cara terus meningkat di kalangan remaja antara tahun 1999 dan 2020.
Selama dua dekade tersebut, lebih dari 47.000 orang Amerika berusia antara 10 dan 19 tahun meninggal karena bunuh diri, menurut laporan tersebut, dan terjadi peningkatan tajam dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Banyak Siswa Bunuh Diri, Sekolah di Taiwan Tawarkan Cuti Kesehatan Mental Mulai Bulan Ini
Anak perempuan dan remaja minoritas mengalami peningkatan tajam dalam angka bunuh diri, kata sebuah tim yang dipimpin oleh Cameron Ormiston, dari Institut Nasional Kesehatan Minoritas dan Disparitas Kesehatan AS.
“Tren peningkatan secara keseluruhan diamati di semua demografi,” tulis para peneliti dalam penelitian yang diterbitkan pada 29 Maret di jurnal JAMA Network Open.
Temuan ini didasarkan pada data sertifikat kematian federal dari tahun 1999 hingga 2020.
Berdasarkan ras, jenis kelamin, dan cara bunuh diri, terdapat beberapa tren yang meresahkan.
Misalnya, meskipun kematian akibat overdosis obat-obatan (atau zat lain) meningkat sebesar 2,7% per tahun antara tahun 1999 dan 2020 di kalangan remaja, angka kematian tersebut meningkat sebesar 4,5% per tahun khususnya di kalangan anak perempuan.
Tren tersebut semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir: Antara tahun 2011 dan 2020, kasus bunuh diri karena overdosis melonjak 12,6% per tahun di kalangan remaja perempuan, kelompok Ormiston melaporkan.
Semua ini menunjukkan bahwa “remaja menemukan cara-cara keracunan yang lebih mematikan, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kematian akibat bunuh diri,” kata mereka.
Meskipun angka bunuh diri yang menggunakan senjata meningkat 5,3% per tahun selama tahun 1999 hingga 2020 di kalangan anak laki-laki, angka tersebut meningkat lebih cepat lagi (7,8% per tahun) di kalangan anak perempuan.
Meskipun remaja laki-laki yang lebih tua secara tradisional memiliki tingkat bunuh diri yang lebih tinggi dibandingkan anak perempuan, “bukti terbaru menunjukkan kesenjangan ini mungkin semakin berkurang karena tingkat bunuh diri meningkat lebih cepat di kalangan remaja perempuan dibandingkan remaja laki-laki,” kata para peneliti.
Baca Juga: Persita vs Persebaya: Imbang di Tangerang, Paulo Henrique Bunuh Diri dan Samakan Kedudukan
Namun, peningkatan yang paling dramatis dan meresahkan justru terjadi di kalangan anak-anak minoritas.
Misalnya, antara tahun 2012 dan 2020, kematian akibat bunuh diri menggunakan senjata api melonjak 14,5% per tahun di kalangan remaja kulit hitam, dengan tren serupa terjadi di kalangan remaja Hispanik, Indian Amerika/Penduduk Asli Alaska, dan remaja Asia-Amerika, demikian temuan studi tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








