Bagaimana Membuat Sebuah Rencana Perubahan Berdasarkan Tahapan Bagja dalam Modul Calon Guru Penggerak?
Sultan Tanjung | 30 April 2024, 13:45 WIB

AKURAT.CO Dalam modul 1.3 Guru Penggerak, terdapat tahapan BAGJA yang dapat membantu dalam mengelola perubahan positif berbasis kekuatan.
Mari kita jabarkan langkah-langkahnya:
-
Buat Pertanyaan (B):
- Langkah pertama adalah merumuskan pertanyaan utama yang akan menjadi dasar untuk memulai perubahan. Pertanyaan ini haruslah spesifik, relevan, dan dapat dijawab. Contoh pertanyaan utama:
- Bagaimana saya dapat meningkatkan hasil belajar murid?
- Bagaimana saya dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih menyenangkan?
- Bagaimana saya dapat meningkatkan kolaborasi antar guru?
- Langkah pertama adalah merumuskan pertanyaan utama yang akan menjadi dasar untuk memulai perubahan. Pertanyaan ini haruslah spesifik, relevan, dan dapat dijawab. Contoh pertanyaan utama:
-
Ambil Pelajaran (A):
- Tahap kedua adalah mengambil pelajaran dari apa yang telah kita lakukan. Kita dapat belajar dari pengalaman diri sendiri, pengalaman orang lain, atau literatur. Pengalaman positif yang telah dicapai di kelas maupun sekolah dapat memberikan wawasan berharga.
-
Gali Mimpi (G):
- Setelah mengambil pelajaran, kita perlu merumuskan mimpi tentang perubahan yang ingin dicapai. Mimpi ini haruslah realistis dan inspiratif. Pertimbangkan apa yang ingin Anda capai sebagai guru penggerak.
-
Jabarkan Rencana (J):
- Selanjutnya, kita perlu menyusun rencana yang konkret dan dapat dicapai. Rencana ini harus mempertimbangkan langkah-langkah yang perlu diambil untuk mewujudkan mimpi tersebut.
-
Atur Eksekusi (A):
- Terakhir, eksekusi rencana perubahan dengan efektif. Pastikan langkah-langkah yang telah direncanakan diimplementasikan dengan baik.
Tahapan BAGJA ini dapat membantu para calon guru penggerak dalam mengelola perubahan positif dengan lebih efektif.
Semoga artikel ini memberikan wawasan yang bermanfaat!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








