Hanya Ibu yang Bahagia yang Bisa Menghasilkan Anak yang Happy

AKURAT.CO Hanya ibu yang merasa bahagia dan berada dalam kondisi happy serta tidak tertekan yang dapat memikirkan opsi terbaik bagi anaknya.
Jika seorang ibu jenuh, mudah rungsing atau bahkan yang parahnya lagi mengalami tekanan mental, jangan berharap ibu tersebut bakal mempunyai ruang untuk berpikir jernih dan menghasilkan keputusan terbaik bagi anak-anaknya.
Baca Juga: Peran Ibu Kurang Apresiasi?, TP PKK & DWP Jakarta Timur Dan Teh Cap Botol Adakan Program Ini!
Untuk bisa menghasilkan dan memilih tindakan yang paling baik dan sikap yang paling tepat yang hendak kita lakukan pada anak kita, diperlukan kemampuan untuk bisa berpikir jernih, setiap dari kita yang berada dalam kondisi bahagia tentu saja akan mampu berpikir jernih dan menghasilkan keputusan terbaik, yakni saat hati kita tenang, dan jauh dari stres.
Sangat penting bagi seorang ibu berada di lingkungan yang suportif dengan support system yang juga mendukung kesehatan mental ibu.
Sampai saat ini masih jarang sekali orang yang membahas mengenai pentingnya kesehatan mental bagi seorang ibu, padahal seorang ibu juga harus berada pada kondisi mental terbaik untuk bisa mengurus keluarga dan anak-anaknya dan hal ini sering sekali diabaikan. Saya pikir para ayah dan calon ayah juga selayaknya membaca buku ini…
Menjadi ayah dan suami siaga itu harus, Ayah harus bersedia untuk membantu pekerjaan ibu di rumah dan senantiasa turut menjaga mood ibu. Agar bisa membuat ibu merasa bahagia, tidak melulu harus dari sesuatu hal yang mahal, bisa juga dari tindakan sederhana dengan memberikan dukungan emosional seperti menanyakan apa ada hal yang mau dibantu, kemudian ayah juga bisa bertanya bagaimana perasaan ibu hari ini, atau sekadar pelukan hangat beberapa detik, itu merupakan support yang tak terhingga dampaknya bagi, wahai ayah…
Baca Juga: 3 Ayat Al-Quran tentang Mulianya Peran Ibu, Cocok Dibaca di Hari Ibu
Support system yang baik akan membuat ibu merasa jauh lebih tenang dan bahagia, Moms akan lebih mampu berpikir jernih untuk menentukan pilihan tindakan terbaik bagi anak mereka, jadi jangan sepelekan mental ibu, ya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








