Gagal Finalisasi PDSS, Ratusan Siswa SMKN 2 Solo Demo Sebab Terancam Tak Bisa Daftar SNBP

AKURAT.CO Ratusan siswa kelas 12 SMKN 2 Solo menggelar aksi demo di depan sekolahnya pada Senin (3/2/2025), hal tersebut dikarenakan kegagalan sekolah dalam menyelesaikan finalisasi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Akibat dari kegagalan itu, ratusan siswa kelas 12 SMKN 2 Solo terancam tidak bisa mendaftarkan diri di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasar Prestasi (SNBP).
Baca Juga: Ingin Masuk Sekolah Vokasi IPB? Cek Kuota SNBP 2025 Sekarang
Para siswa yang ditemani oleh sejumlah wali murid tersebut menggelar aksi dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan protes seperti “Kami Berhak SNBP” di depan halaman sekolah.
Aura selaku siswa kelas 12 SMKN Solo menyatakan bahwa dirinya dan ratusan siswa kelas 12 SMKN Solo merasa kecewa atas kegagalan finalisasi PDSS yang dilakukan oleh pihak sekolah mereka.
Hal itu karena mereka hanya mendapatkan kesempatan untuk mendaftar PTN melalui SNBT dan harus bersaing dengan ratusan ribu mahasiswa dibandingkan jika lewat jalur SNBP.
Aura mengungkapkan, “kalau misalnya usaha sekolah enggak berhasil, kan berarti harusnya ada bentuk pertanggungjawaban lain. Menurut saya, bimbingan UTBK itu tidak sepadan. Saya belajar UTBK lama pun sampai sekarang belum 100 persen bisa. Apalagi dengan waktu yang singkat dan sedikit."
Tak hanya Aura, wali murid yang bernama Nayla juga merasa bahwa pihak sekolah telah lalai karena mengorbankan kesempatan siswa untuk bisa mengikuti jalur SNBP.
"Ternyata pihak sekolah lalai. Bisa lupa, bisa dibilang dia tuh ya leha-leha gitu. Kan dari tanggal 6 sampai 31 Januari ya, tapi enggak diregistrasi. Tapi alasannya itu karena anak-anak enggak registrasi. Sebenarnya kalau itu enggak diregistrasi, kita mau daftar ya. Itu kan didaftarkan semua, tapi enggak didaftarin gitu loh," ujar Nayla.
Baca Juga: Daya Tampung SNBP UI 2025, Cek Keketatan Prodi Pilihanmu!
Pangarso selaku Pengawas Sekolah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Jawa Tengah mengatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah untuk menyelesaikan polemik ini.
Kepala Sekolah SMKN 2 Solo Sugiyarso bersama dengan dua mahasiswa serta dua wali murid berencana untuk ke Jakarta didampingi perwakilan Cabdin Wilayah VII Jawa Tengah untuk mengajukan keringanan supaya diberikan kuota untuk bisa mengikuti SNBP.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







