Bagaimana Ciri-ciri Umum dari Teks Eksplanasi adalah? Inilah Penjelasan Ilmiah dan Akurat

AKURAT.CO Teks eksplanasi merupakan jenis teks yang bertujuan untuk menjelaskan suatu fenomena, baik alam maupun sosial.
Dalam dunia pendidikan, pemahaman terhadap ciri-ciri teks eksplanasi sangat penting agar siswa mampu mengenali dan menulis teks tersebut secara tepat.
Artikel ini menguraikan ciri-ciri umum teks eksplanasi berdasarkan pendekatan ilmiah dan referensi terpercaya.
Bagaimana Ciri-ciri Umum dari Teks Eksplanasi?
1. Bersifat Faktual
Teks eksplanasi menyajikan informasi berdasarkan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Isi teks ini tidak bersifat fiktif, melainkan menggambarkan kenyataan yang terjadi di dunia nyata.
2. Menjelaskan Proses atau Hubungan Sebab-Akibat
Ciri utama lainnya adalah fokus pada penjabaran proses terjadinya suatu peristiwa serta hubungan sebab-akibatnya.
Misalnya, dalam membahas gempa bumi, teks akan menjelaskan penyebab geologis dan dampaknya terhadap lingkungan secara runtut.
3. Informatif dan Ilmiah
Teks ini bertujuan memberikan informasi yang jelas dan detail tanpa memengaruhi opini pembaca.
Isi teks didasarkan pada ilmu pengetahuan yang relevan dan disusun secara logis agar mudah dipahami.
4. Menggunakan Bahasa Baku dan Jelas
Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia baku dan mudah dipahami.
Teks eksplanasi juga menggunakan kalimat tidak langsung dan istilah teknis untuk memperkuat penjelasan fenomena yang dibahas.
5. Memiliki Struktur yang Jelas
Teks eksplanasi umumnya tersusun atas tiga bagian:
-
Pernyataan Umum: Pengantar tentang topik yang dibahas.
-
Deretan Penjelas (Eksplanasi): Penjabaran runtut proses atau sebab-akibat.
-
Interpretasi (opsional): Ringkasan atau penutup yang menjelaskan makna atau dampak fenomena.
6. Fokus pada Hal-Hal Umum
Teks eksplanasi membahas fenomena yang bersifat umum dan relevan dalam kehidupan, seperti peristiwa alam (banjir, angin topan) atau sosial (kemiskinan, demonstrasi), sehingga mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Teks eksplanasi ditandai oleh fakta yang kuat, penjabaran proses yang logis, bersifat informatif, menggunakan bahasa baku, serta memiliki struktur sistematis.
Dengan memahami ciri-ciri ini, siswa dan penulis dapat menyusun teks eksplanasi yang efektif dan edukatif untuk menjelaskan berbagai fenomena secara akurat dan mudah dipahami.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







