Mengapa Bulan Bisa Berwarna Merah Saat Gerhana Bulan Total?

AKURAT.CO Gerhana bulan total terjadi ketika bulan purnama sepenuhnya memasuki bayangan Bumi, yang disebut umbra. Alih-alih gelap total, bulan justru terlihat kemerahan, fenomena yang sering disebut 'bulan darah'.
Selama gerhana, bulan perlahan berubah dari abu-abu terang menjadi merah tua, oranye, hingga tembaga. Warna ini hanya bertahan beberapa saat sebelum bulan kembali ke tampilan normalnya saat keluar dari bayangan Bumi.
Proses Terjadinya Gerhana Bulan
Ada tiga jenis gerhana bulan. Gerhana penumbral terjadi saat bulan memasuki bayangan luar Bumi (penumbra), membuat cahayanya sedikit meredup.
Gerhana parsial muncul ketika sebagian bulan memasuki umbra. Hal ini menghasilkan bayangan gelap yang sulit terlihat oleh mata.
Hanya pada gerhana bulan total seluruh permukaan bulan berada dalam umbra. Totalitas berlangsung antara 30 menit hingga lebih dari satu jam, membuat bulan tampak merah karena sinar matahari langsung terhalang.
Alasan Bulan Berwarna Merah
Bulan merah terjadi karena efek atmosfer Bumi yang membiaskan cahaya matahari. Efek ini juga menyaring sebagian cahaya yang melewatinya.
Cahaya biru tersebar lebih luas, sementara panjang gelombang merah menembus atmosfer dan diproyeksikan ke bulan, mirip fenomena saat matahari terbenam. NASA menyebutnya sebagai hamburan Rayleigh.
Dikutip dari Time and Date, Selasa (2/9/2025), warna merah bulan berbeda tergantung posisi bulan dalam bayangan dan kondisi atmosfer. Debu, air, kabut, awan dan abu vulkanik dapat membuat bulan tampak merah tua, oranye, cokelat, atau merah muda.
Dengan demikian, 'bulan darah' bukan sekadar mitos. Fenomena ini merupakan hasil interaksi cahaya, atmosfer Bumi dan posisi bulan saat gerhana total.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






