KKN Panglawungan STAI Sadra Jakarta Dorong Dakwah Digital Lewat Media Sosial Masjid

AKURAT.CO Kelompok 01 Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAI Sadra 2026 yang menamakan diri KKN Panglawungan menginisiasi program dakwah digital melalui pengelolaan media sosial Masjid Al-Mahmud, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok.
Program ini sejalan dengan tema besar KKN STAI Sadra 2026, yakni peningkatan kesadaran literasi dan kepekaan sosial di era digital. Mahasiswa tidak hanya hadir secara fisik di tengah masyarakat, tetapi juga mendorong pemanfaatan teknologi sebagai medium dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman.
Dalam kunjungan ke Masjid Al-Mahmud yang berlokasi di Jalan Garuda V, Kelompok KKN Panglawungan berdialog dengan pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Salah satu pengurus DKM, Tamsil, menyampaikan harapannya agar masjid semakin dekat dengan generasi muda.
“DKM ingin masjid ini jadi tempat yang dirindukan anak muda, bahkan merasa ada yang kurang kalau tidak mampir ke masjid,” ujar Tamsil, yang akrab disapa Bang Tamsil, Senin (12/01/2026).
Baca Juga: Mentan Konsisten Berantas KKN di Lingkungan Kementerian
Ia juga menjelaskan, Masjid Al-Mahmud kerap menjadi tempat singgah masyarakat, termasuk pengemudi ojek online yang berhenti untuk salat atau beristirahat. Sebagai bentuk keterbukaan, DKM menyediakan kopi dan teh gratis agar jamaah merasa nyaman dan betah berada di lingkungan masjid.
Masjid Al-Mahmud merupakan masjid wakaf dari seorang donatur bernama Mahmud yang kini menetap di Amerika Serikat. Masjid yang berdiri sekitar empat tahun ini sebenarnya telah memiliki akun Instagram dan TikTok, namun pengelolaannya sempat terhenti akibat keterbatasan sumber daya manusia dan kemampuan produksi konten.
Menjawab kondisi tersebut, Kelompok KKN Panglawungan membantu mengaktifkan kembali akun Instagram dan TikTok Masjid Al-Mahmud sebagai langkah awal dakwah digital. Mahasiswa KKN juga menyusun sistem pengelolaan konten melalui folder khusus di Google Drive yang berisi arsip foto, video, template desain, serta perencanaan konten jangka panjang.
Selain pendampingan teknis, mahasiswa KKN turut memberikan edukasi kepada pengurus DKM terkait pengelolaan konten digital, termasuk penggunaan aplikasi Canva untuk desain sederhana dan penyusunan konten yang komunikatif.
Baca Juga: Kasus Mahasiswa Unima Tewas, DPR Soroti Darurat Pelecehan Seksual di Kampus
Konten yang dikembangkan dikemas secara informatif dan edukatif, mulai dari informasi kegiatan masjid, kutipan keislaman, dokumentasi jamaah, hingga konten ringan yang menyasar generasi muda. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan interaksi masyarakat dengan masjid, baik secara daring maupun luring.
Kolaborasi antara DKM Al-Mahmud dan KKN Panglawungan STAI Sadra diharapkan dapat memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai ruang literasi keislaman dan interaksi sosial masyarakat di tengah dinamika era digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






