Kolaborasi Hyundai & Save the Children Selamatkan 29 Ton Sampah Plastik di Jakarta

AKURAT.CO Sebanyak 29 ton sampah plastik resmi “keluar” dari jalur pencemaran lingkungan Jakarta melalui inisiatif Hyundai Continue, sebuah aktivitas Creating Shared Value (CSV) yang berfokus pada penciptaan dampak sosial sebagai bagian dari komitmen Hyundai sebagai anggota masyarakat Indonesia.
Angka ini merupakan hasil dari komitmen empat tahun Program Ekonomi Sirkular yang diinisiasi oleh Hyundai Motor Company bersama Save the Children Indonesia. Capaian tersebut dibagikan dalam acara “Performance Sharing Ceremony: Hyundai Motor Circular Economy Project” yang diselenggarakan di Hyundai N Brand Experience Center.
Berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup tahun 2025, sebanyak 68% sampah di Jakarta masih belum terkelola secara optimal, dengan sampah plastik menjadi penyumbang terbesar kedua.
Baca Juga: Containder Gandeng Sucofindo, Pionir Perdagangan Karbon dari Sampah Plastik!
Merespons tantangan tersebut, sejak tahun 2022 Program Ekonomi Sirkular menginisiasi kampanye Cerdas Pilah Plastik untuk meningkatkan kesadaran sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah plastik.
Program ini tidak berhenti pada edukasi. Sebanyak 100 unit dropbox pemilahan sampah plastik telah dipasang di berbagai titik strategis di Jakarta Utara dan Jakarta Selatan.
Sampah plastik yang terkumpul kemudian didaur ulang menjadi produk bernilai guna tinggi seperti kaos dan boneka, membuktikan bahwa ekonomi sirkular dapat menjadi solusi praktis bagi tantangan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
“Melalui Hyundai Continue, Hyundai berkomitmen untuk menjalankan inisiatif keberlanjutan yang tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga pada upaya membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Sejalan dengan visi Progress for Humanity, kami memaknai kemajuan sebagai tindakan nyata yang menciptakan dampak positif bagi manusia dan bumi, termasuk dalam memastikan anak-anak dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan yang aman dan sehat,” ujar Kenny Lee, President Director Hyundai Motors Indonesia.
“Kolaborasi empat tahun bersama Save the Children Indonesia dalam Program Ekonomi Sirkular ini menunjukkan bahwa komitmen tersebut menjadi semakin bermakna ketika pemerintah, komunitas, dan masyarakat bergerak bersama. Dengan keberhasilan mengalihkan hampir 29 ton sampah plastik dari lingkungan Jakarta, kami berharap inisiatif ini dapat menjadi fondasi berkelanjutan yang terus diperkuat bersama para pemangku kepentingan ke depannya,” tambahnya.
Suara Anak Sebagai Penggerak Perubahan
Keunikan program ini terletak pada pelibatan aktif Juru Kampanye Anak (Child Campaigner) dari 20 sekolah dan 4 RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) di DKI Jakarta. Mereka berada di garis depan dalam menyuarakan dampak sampah plastik terhadap kualitas hidup generasi mendatang, mulai dari risiko kesehatan hingga berkurangnya ruang bermain yang aman.
“Setiap gram plastik yang kita pilah hari ini memberikan ruang bernapas yang lebih lega bagi anak-anak di masa depan. Melalui program ini, kita tidak hanya membersihkan kota, tetapi juga memberdayakan anak-anak untuk memiliki kepedulian dan peran terhadap lingkungan, sehingga hak mereka untuk tumbuh di lingkungan yang sehat tidak tertimbun oleh sampah plastik,” ujar Agni Kristia Pratama, COO Save the Children Indonesia.
Dalam acara tersebut, anak-anak menyampaikan aspirasi mereka melalui pertunjukan drama musikal bertema dampak sampah plastik terhadap hak anak, serta melalui storytelling foto yang mendokumentasikan berbagai inisiatif yang telah mereka lakukan di sekolah dan komunitas masingmasing.
Kehadiran perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat transisi menuju ekonomi sirkular di Indonesia.
Dengan semangat kolaborasi, edukasi, dan aksi nyata, Program Ekonomi Sirkular ini berhasil mengubah pengelolaan sampah dari sekadar tantangan menjadi peluang, serta membuktikan bahwa langkah-langkah kecil di tingkat sekolah dan komunitas mampu menciptakan dampak yang bermakna dan berkelanjutan.
Baca Juga: Cara Netralkan Transmisi Hyundai Ioniq 5 dan Ioniq 6 Saat Parkir Paralel
Keterlibatan aktif anak, yang didukung oleh kemitraan dengan pemerintah, menjadi fondasi penting dalam memperkuat dampak jangka panjang program. Sinergi ini memastikan bahwa upaya pengelolaan sampah tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga selaras dengan pemenuhan hak anak untuk hidup dan tumbuh di lingkungan yang aman dan sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







