Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 140 Kurikulum Merdeka Lengkap

AKURAT.CO Artikel ini membahas kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 140 dalam Kurikulum Merdeka, khususnya mengenai struktur teks negosiasi.
Pembahasan ini bertujuan membantu siswa memahami setiap bagian dalam teks negosiasi, mulai dari orientasi hingga persetujuan, lengkap dengan penjelasan dan contoh yang mudah dipahami.
Baca Juga: Apa Perbedaan Puisi, Prosa, dan Drama? Ini Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 11 Halaman 130
Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 140
1. Bagian orientasi dalam struktur teks negosiasi berisi tentang apa? Jelaskan dan tuliskan contohnya!
Jawaban:
Penjelasan: Bagian pembukaan atau pengawalan percakapan yang berfungsi membuka percakapan. Biasanya berisi salam atau sapaan untuk memulai interaksi.
Contoh: “Selamat datang di toko kami! Silakan duduk!” dan “Ada yang bisa saya bantu, Mas?
2. Bagian pengajuan dalam struktur teks negosiasi berisi tentang apa? Jelaskan dan tuliskan contohnya!
Jawaban:
Penjelasan: Pada bagian ini, salah satu pihak menyampaikan tujuan atau keinginannya, misalnya ingin membeli suatu barang. Biasanya disertai penjelasan kebutuhan atau kriteria yang diinginkan.
Contoh: “Saya bermaksud membeli handphone baru.” serta penjelasan mengenai kriteria kamera tinggi, internet cepat, dan baterai awet.
3. Bagian penawaran dalam struktur teks negosiasi berisi tentang apa? Jelaskan dan tuliskan contohnya!
Jawaban:
Penjelasan: Tahap penawaran adalah proses tawar-menawar antara kedua pihak untuk mendapatkan kesepakatan terbaik. Dalam tahap ini, pembeli bisa meminta harga lebih rendah, sementara penjual memberikan alternatif harga atau tambahan keuntungan.
Contoh: Pembeli menanyakan diskon atau harga lebih murah, lalu penjual menawarkan harga Rp5.700.000,00 setelah diskon 5 persen plus bonus kartu memori.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







