UTB Siapkan Ribuan Mahasiswanya Hadapi Industri Digital

AKURAT.CO Universitas Teknologi Bandung (UTB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja masa depan, melalui kolaborasi strategis bersama Indosat Ooredoo Hutchison dan UiPath dalam webinar bertajuk "Digital and Automation for Future Careers."
Kegiatan ini diikuti ribuan mahasiswa UTB secara luring maupun daring. Menunjukkan antusiasme tinggi terhadap isu transformasi digital dan otomatisasi yang semakin relevan di dunia kerja saat ini.
Webinar menghadirkan RPA Consultant IDStar, Mochamad Jehan Pahlepi, yang mengulas peran digitalisasi dan Robotic Process Automation (RPA) dalam mendorong efisiensi kerja di berbagai sektor.
RPA disebut mampu mengotomatisasi tugas berulang sehingga proses bisnis menjadi lebih cepat, akurat, dan minim kesalahan.
Di lingkungan pendidikan, penerapan RPA dinilai relevan untuk mendukung operasional kampus, mulai dari monitoring sistem, pengelolaan database, hingga rekap laporan.
Dalam pemaparannya, Mochamad Jehan Pahlepi menjelaskan bahwa RPA merupakan perangkat lunak yang meniru tindakan manusia untuk menjalankan tugas-tugas berulang dalam proses bisnis sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat, efisien, dan minim kesalahan.
Ia juga menjelaskan penerapan RPA di berbagai bidang, termasuk di lingkungan pendidikan dan kampus. Materi ini sejalan dengan pemaparan bahwa RPA mampu membantu proses kerja seperti monitoring sistem, pengelolaan database, hingga rekap laporan operasional secara lebih efektif.
Jehan juga memberikan pesan penting kepada mahasiswa agar tidak takut menghadapi perkembangan teknologi yang terus berubah.
"Jangan tertutup terhadap tren baru. Terus pelajari perkembangan tools RPA karena umumnya akan terintegrasi dengan teknologi lain. Apa yang dipelajari hari ini, kembangkan dengan memahami tren digital berikutnya. Jangan ragu mulai dari dasar, karena ke depan semuanya akan saling terhubung, termasuk dengan RPA," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Humas, Kerja Sama dan Alumni UTB, Danny Aidil Rismayadi, menegaskan pentingnya kesiapan mahasiswa menghadapi perubahan industri yang semakin terdigitalisasi.
Baca Juga: UTB Raih Peringkat Kedua Terbaik Se-Jawa Barat dan Banten dalam Anugerah LLDIKTI 2025
Hal senada disampaikan CEO ONE Indonesia, Roslani Christianti, yang menilai kolaborasi kampus dan industri membuka peluang luas, mulai dari persiapan karier, riset, hingga program magang.
Ia menyampaikan bahwa peluang kolaborasi antara dunia industri dan kampus, khususnya UTB, sangat terbuka luas.
Menurutnya, kerja sama dapat dilakukan dari berbagai sisi, mulai dari mahasiswa, alumni, dosen, hingga kegiatan penelitian dan magang bersama.
"Kolaborasi antara ONE Indonesia dan Universitas Teknologi Bandung sangat terbuka, mulai dari penguatan kesiapan karier mahasiswa hingga riset dan magang bersama. Didukung Indosat Ooredoo Hutchison dan UiPath, pembahasan saat ini berfokus pada RPA. Namun ke depan dapat berkembang ke AI, teknologi digital hingga AI Interview dan AI Assessment untuk mendukung kesiapan kerja," jelas Roslani, dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).
Kolaborasi ini menjadi langkah nyata UTB dalam memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus membuka wawasan mahasiswa terhadap kebutuhan kompetensi kerja masa depan.
Baca Juga: Dorong SDM Berdaya Saing Global, UTB Tingkatkan Program Kolaborasi dengan KP2MI
Dengan semangat inovasi dan kesiapan menghadapi transformasi digital, Universitas Teknologi Bandung terus membuktikan diri sebagai kampus yang keren, glowing, dan siap bersaing di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








