Akurat Logo

699 Lulusan Universitas Moestopo Dikukuhkan, Usung Semangat Kebangkitan Intelektual

Yosi Winosa | 20 Mei 2026, 20:54 WIB
699 Lulusan Universitas Moestopo Dikukuhkan, Usung Semangat Kebangkitan Intelektual
Suasana Dies Natalis dan Wisuda ke-65 Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

AKURAT.CO Momen penuh kebanggaan, haru, dan semangat kebangkitan intelektual mewarnai pelaksanaan Dies Natalis dan Wisuda ke-65 Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).

Acara yang digelar secara megah di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC) pada Rabu (20/5/2026) ini mengusung tema “Dari Moestopo untuk Indonesia: Semangat Kebangkitan Generasi Intelektual” dengan tagline “Be Yourself, Unlock Your Power”.

Pada prosesi wisuda kali ini, sebanyak 699 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan sebagai lulusan Sarjana, Magister, dan Doktor dari berbagai fakultas di lingkungan universitas.

Baca Juga: Universitas Moestopo Lantik 28 Pimpinan Baru

Rinciannya terdiri dari 97 lulusan Fakultas Kedokteran Gigi, 288 lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 160 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta 154 lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Wisuda ke-65 ini menghadirkan nuansa yang lebih modern dan inspiratif.

Prosesi pembukaan dikemas secara sinematik yang menggambarkan perjuangan mahasiswa di era digital, dipadukan dengan penampilan seni budaya Nusantara yang memukau.

Ketua Pengurus Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo , Dr. RM. H. Hermanto JM, S.K.G., drg., M.M. dalam sambutannya menyampaikan, tema wisuda tahun ini bukan sekadar slogan seremonial.

Melainkan sebuah pesan moral bagi para lulusan agar mampu hadir sebagai generasi intelektual yang membawa dampak nyata bagi bangsa.

“Gelar yang saudara sandang hari ini bukan tanda akhir, melainkan awal dari pengabdian. Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu mengubah ilmu menjadi solusi, kritik menjadi aksi, dan kecerdasan menjadi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya karakter dan integritas di tengah perkembangan dunia digital dan sistem kerja hybrid yang semakin berkembang.

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.

“Moestopo mendidik bukan hanya untuk melahirkan orang pintar, tetapi manusia yang memiliki nurani, etika, dan keberpihakan kepada bangsa,” tambahnya.

Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Dr. H. Muhammad Saifulloh, S.Sos., M.Si. menyampaikan, wisuda merupakan momentum penting yang menandai lahirnya generasi intelektual baru Indonesia.

Menurutnya, prosesi wisuda bukan sekadar pengambilan ijazah atau seremoni formal, melainkan pengukuhan tanggung jawab moral dan sosial para lulusan untuk berkarya bagi negeri.

“Hari ini saudara tidak hanya menerima gelar akademik, tetapi juga amanah untuk hadir di tengah masyarakat sebagai intelektual yang membawa perubahan, solusi, dan pengabdian,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi perjuangan para mahasiswa yang mampu menyelesaikan studi di tengah berbagai tantangan kehidupan.

Banyak di antara para wisudawan yang harus membagi waktu antara kuliah, pekerjaan, keluarga, hingga menghadapi tekanan ekonomi dan perubahan sosial yang begitu cepat.

“Di balik toga yang dikenakan hari ini, ada perjuangan panjang, air mata, pengorbanan, dan doa yang luar biasa,” katanya.

Ketua Pelaksana Wisuda, Dr. T. Herry Rachmatsyah, S.IP., M.Si menjelaskan, tema wisuda tahun ini sangat relevan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional yang diperingati setiap bulan Mei.

Ia menyebut bahwa kebangkitan generasi muda hari ini tidak lagi dimaknai sebagai perjuangan fisik melawan penjajahan, tetapi perjuangan menghadapi ketertinggalan ilmu pengetahuan, disrupsi teknologi, krisis moral, serta kompetisi global yang semakin kompleks.

“Bangsa ini membutuhkan generasi yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, kepedulian sosial, dan keberanian untuk membawa perubahan,” jelasnya.

Tagline “Be Yourself, Unlock Your Power” menurutnya menjadi pesan kuat agar setiap lulusan mampu mengenali potensi terbaik dalam dirinya dan berani menjadi pribadi yang autentik, kreatif, dan berdampak bagi lingkungan sekitar.

Momentum wisuda tahun ini juga mendapat apresiasi dari Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A.

Ia menilai bahwa keberhasilan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dalam meluluskan mahasiswa hingga jenjang pascasarjana menunjukkan kualitas tata kelola akademik yang baik dan komitmen terhadap mutu pendidikan tinggi.

Ia menegaskan bahwa pendidikan tinggi saat ini harus menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, tesis dan disertasi para lulusan tidak boleh berhenti sebagai dokumen akademik di perpustakaan, tetapi harus mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan bangsa.

“Kekuatan seorang Magister dan Doktor bukan terletak pada rumitnya teori yang disampaikan, tetapi pada kemampuannya menyederhanakan masalah menjadi solusi nyata yang bisa dirasakan masyarakat,” ungkapnya.

Selain prosesi akademik, acara wisuda juga menghadirkan berbagai kisah inspiratif dari para lulusan yang berhasil menyelesaikan pendidikan di tengah keterbatasan dan tantangan hidup.

Ada mahasiswa yang tetap kuliah sambil bekerja, para ibu rumah tangga yang berhasil meraih gelar magister, hingga mahasiswa dari daerah yang menempuh pendidikan dengan penuh perjuangan demi mewujudkan mimpi dan harapan keluarga.

Semangat perjuangan tersebut menjadi refleksi bahwa pendidikan tinggi tetap menjadi jalan penting dalam membangun masa depan bangsa.

Melalui momentum Dies Natalis dan Wisuda ke-65 ini, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan lulusan yang unggul, adaptif, berkarakter, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan.

Dengan semangat “Dari Moestopo untuk Indonesia”, para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi intelektual yang hadir di tengah masyarakat sebagai pembawa solusi, penggerak perubahan, serta inspirasi bagi Indonesia yang lebih maju.

10 Mahasiswa Terbaik Dapat Beasiswa

Sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap kerja keras dan dedikasi akademik, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan khusus berupa beasiswa senilai Rp 10 juta kepada 10 mahasiswa lulusan terbaik.

Pemberian beasiswa ini merupakan tradisi rutin yang diadakan universitas di setiap ceremonial wisuda.

Nama-nama lulusan terbaik tersebut dipilih berdasarkan pencapaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi di masing-masing fakultas, sesuai dengan keputusan resmi pimpinan fakultas.

Program ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan universitas dalam mendukung pengembangan SDM unggul.

Suasana haru pun menyelimuti Plenary Hall saat ke-10 wisudawan terbaik tersebut menerima penghargaan langsung di atas panggung didampingi oleh orang tua mereka.

Berikut adalah daftar 10 mahasiswa terbaik berdasarkan data wisuda 20 Mei 2026, diurutkan sesuai dengan nomor data:

  1. Sekar Indah Cahyani, S.K.G. – Pendidikan Dokter Gigi

  2. Muhammad Khairul Hakim, S.A.P. – Administrasi Publik

  3. Rayifa Riztanti, S.Sos. – Hubungan Internasional

  4. Ghina Amalia, S.STP., M.A.P. – Magister Administrasi Publik

  5. Dr. Roosnelly Wahyuning Setiotirin S.I.Kom., M.IKom – Doktor Administrasi Publik

  6. Yasmine Firdausi, S.E. – Manajemen

  7. Laila Abidin, S.E. – Akuntansi

  8. Intan Komala Putri, S.Kom., M.M. – Magister Manajemen

  9. Muhammad Argya Putra, S.I.Kom. – Ilmu Komunikasi

  10. Dian Asmita Aisyah, S.I.Kom., M.I.Kom – Magister Ilmu Komunikasi

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.