Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026

AKURAT.CO Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan program revitalisasi satuan pendidikan menjangkau sekitar 71.744 sekolah pada 2026.
Target tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Selasa (19/5/2026).
Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, mengatakan program revitalisasi mencakup rehabilitasi, pembangunan, hingga penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.
Program ini difokuskan untuk memperbaiki kondisi sekolah rusak berat, sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah terdampak bencana.
Pada 2025, realisasi program revitalisasi disebut melampaui target awal. Dari target 10.440 sekolah, jumlah realisasi meningkat menjadi 16.167 sekolah yang tersebar di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, dan 5.273 kecamatan.
“Program ini juga berdampak pada ekonomi melalui keterlibatan UMKM dan tenaga kerja lokal. Anggaran revitalisasi turut mendorong aktivitas industri bahan bangunan dan toko bangunan,” ujar Suharti.
Untuk tahun anggaran 2026, pemerintah awalnya menargetkan revitalisasi terhadap 11.744 satuan pendidikan dan pembangunan 89 unit sekolah baru.
Namun, berdasarkan arahan Presiden, pemerintah tengah membahas penambahan sasaran sekitar 60 ribu satuan pendidikan.
“Jika disetujui, total program revitalisasi pada 2026 diperkirakan mencapai 71.744 satuan pendidikan,” katanya.
Selain itu, Kemendikdasmen juga menambahkan dua menu baru dalam program revitalisasi 2026, yakni penataan lingkungan sekolah seperti pagar, taman, ruang tunggu, plafon koridor, dan area masuk sekolah, serta pengadaan sumber air bersih untuk mendukung sanitasi sekolah.
Baca Juga: Pemerintah RI Buka Komunikasi dengan Pembajak MT Honour 25, Empat WNI Dipastikan Selamat
Hingga 17 Mei 2026, lebih dari 54 ribu sekolah telah diverifikasi.
Berdasarkan data Kemendikdasmen, terdapat 62.629 usulan revitalisasi sekolah dari berbagai jenjang pendidikan. Sebanyak 54.942 sekolah telah mengunggah berkas, sementara 54.619 sekolah sudah diverifikasi.
“Jenjang SD menjadi usulan terbanyak dengan 30.594 sekolah, disusul PAUD sebanyak 16.724 sekolah dan SMP sebanyak 8.990 sekolah,” jelasnya.
Terkait penyaluran program, dari target 11.744 sekolah, sebanyak 9.720 sekolah telah masuk dalam surat keputusan (SK).
Dari jumlah tersebut, 7.074 sekolah telah menandatangani perjanjian kerja sama (PKS).
“Total nilai PKS mencapai Rp6,72 triliun,” tambah Suharti.
Sementara itu, penyaluran anggaran telah mencapai Rp3,06 triliun kepada 4.284 sekolah.
Jenjang SMP menjadi penerima nominal PKS terbesar dengan nilai Rp2,34 triliun, disusul SD sebesar Rp1,4 triliun dan SMA sebesar Rp1,2 triliun.
Di wilayah 3T, terdapat 1.006 sekolah yang telah menandatangani PKS dengan nilai Rp941,6 miliar. Namun, penyaluran anggaran baru menjangkau 422 sekolah dengan total Rp352,6 miliar.
“Penyaluran anggaran baru menjangkau 422 sekolah dengan nilai Rp352,6 miliar,” tuturnya.
Sementara untuk daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, tercatat 3.087 sekolah telah menandatangani PKS dengan nilai kontrak mencapai Rp2,96 triliun.
Penyaluran anggaran telah mencapai Rp2,02 triliun kepada 2.997 sekolah.
“Kami mencatat 2.820 sekolah dikerjakan secara swakelola oleh sekolah, sedangkan 267 sekolah rusak berat dan relokasi ditangani TNI AD,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









