7 Cara Orang Tua Membantu Anak yang Kesulitan Membaca di Rumah

AKURAT.CO Kemampuan membaca merupakan fondasi penting dalam proses belajar. Namun, tidak sedikit anak, bahkan yang sudah duduk di bangku SMP atau SMA, masih mengalami kesulitan memahami bacaan. Kondisi ini dapat memengaruhi prestasi akademik, kepercayaan diri, hingga minat belajar mereka.
Sayangnya, banyak orang tua menganggap kemampuan membaca akan berkembang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia. Padahal, dukungan keluarga memiliki peran besar dalam membantu anak mengatasi hambatan membaca.
Baca Juga: Purbaya ke China dan Inggris, Cari Basis Investor Baru untuk RI
Berbagai pakar pendidikan dan praktisi literasi menilai keterlibatan orang tua di rumah dapat menjadi faktor penting dalam meningkatkan kemampuan membaca anak. Berikut tujuh cara yang bisa dilakukan.
1. Sisihkan Waktu Khusus untuk Membaca Setiap Hari
Membaca membutuhkan latihan yang konsisten. Orang tua dapat membantu dengan menyediakan waktu khusus untuk membaca setiap hari, meski hanya 15 hingga 30 menit.
Rutinitas sederhana ini membantu anak membangun kebiasaan membaca tanpa merasa terbebani. Pilih waktu yang nyaman, seperti setelah makan malam atau sebelum tidur.
Yang terpenting, jadikan kegiatan membaca sebagai aktivitas rutin, bukan sekadar tugas sekolah.
2. Jadilah Contoh yang Baik bagi Anak
Anak cenderung meniru kebiasaan orang tuanya. Jika mereka jarang melihat orang tua membaca, sulit bagi mereka untuk menganggap membaca sebagai aktivitas yang penting dan menyenangkan.
Cobalah membuat sesi membaca keluarga. Setiap anggota keluarga dapat membaca buku, majalah, atau bahan bacaan favoritnya masing-masing. Kebiasaan ini menunjukkan bahwa membaca bukan hanya kewajiban sekolah, melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari.
3. Bacalah Bersama Anak
Membaca bersama tidak harus berhenti ketika anak beranjak remaja. Banyak penelitian menunjukkan bahwa mendengar teks dibacakan dengan baik dapat membantu meningkatkan pemahaman, kosakata, dan kelancaran membaca.
Orang tua bisa membacakan bagian tertentu dari buku, lalu bergantian dengan anak. Aktivitas ini juga dapat menjadi kesempatan untuk berdiskusi mengenai isi bacaan sehingga anak lebih mudah memahami informasi yang diterimanya.
4. Hubungkan Membaca dengan Aktivitas Menulis
Membaca dan menulis merupakan dua keterampilan yang saling berkaitan. Setelah membaca, ajak anak menuliskan ringkasan singkat, pendapat, atau pelajaran yang diperoleh dari bacaan tersebut.
Cara ini membantu anak mengolah informasi, memperkaya kosakata, dan meningkatkan kemampuan memahami isi bacaan secara lebih mendalam.
Baca Juga: Ramalan Shio Asmara 6 Juni 2026 Terbaru: Peluang Cinta, Kesetiaan, dan Keharmonisan Hubungan
Tidak perlu panjang, beberapa kalimat sederhana sudah cukup untuk melatih kemampuan berpikir kritis mereka.
5. Bangun Komunikasi dengan Guru
Jika anak terus mengalami kesulitan membaca, jangan ragu untuk berdiskusi dengan guru di sekolah.
Guru dapat membantu mengidentifikasi bagian mana yang menjadi kendala, apakah terkait pengenalan kata, pemahaman bacaan, kosakata, atau faktor lainnya.
Dengan komunikasi yang baik, orang tua dan guru dapat menyusun strategi yang lebih tepat untuk mendukung perkembangan anak.
6. Berikan Pilihan Bacaan yang Sesuai Minat
Tidak semua anak menyukai jenis bacaan yang sama. Sebagian lebih tertarik pada cerita petualangan, komik edukatif, novel grafis, biografi tokoh, atau buku bertema olahraga dan teknologi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









