Akurat Logo

AI Makin Canggih, Ini 12 Jurusan Kuliah yang Sulit Digantikan di Dunia Kerja

Nurma Nafisa Faradilla | 10 Juni 2026, 14:00 WIB
AI Makin Canggih, Ini 12 Jurusan Kuliah yang Sulit Digantikan di Dunia Kerja
Jurusan kuliah yang sulit digantikan AI. (Magnific)

AKURAT.CO Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) berlangsung sangat cepat dalam beberapa tahun terakhir. Saat ini, AI sudah digunakan di berbagai sektor, mulai dari layanan pelanggan, pendidikan, kesehatan, hingga industri kreatif. Kehadirannya bahkan membuat sebagian pekerjaan yang sebelumnya dilakukan manusia kini bisa dikerjakan secara otomatis oleh mesin.

Meski demikian, tidak semua profesi dapat dengan mudah digantikan oleh AI. Sejumlah pekerjaan masih membutuhkan empati, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta pengambilan keputusan yang kompleks. Karena alasan tersebut, beberapa jurusan kuliah diprediksi tetap memiliki prospek cerah dan relevan di masa depan.

Baca Juga: Mahasiswa Akan Gelar Dua Aksi di Jakarta Pusat Siang Ini, Berikut Titik Lokasinya

Bagi kamu yang sedang memilih jurusan kuliah, berikut 12 bidang studi yang dinilai paling sulit tergantikan oleh AI.

1. Keperawatan

Jurusan keperawatan menjadi salah satu pilihan yang menjanjikan di era AI. Meskipun teknologi dapat membantu proses administrasi dan analisis data kesehatan, perawat tetap memiliki peran penting dalam memberikan perawatan langsung kepada pasien.

Empati, komunikasi, dan kemampuan mengambil keputusan dalam situasi darurat merupakan keterampilan yang belum mampu ditiru oleh mesin secara utuh.

2. Seni Pertunjukan

Bidang seni pertunjukan seperti teater, tari, musik, dan seni panggung mengandalkan kreativitas manusia. AI memang dapat membantu proses produksi atau pembuatan musik digital, tetapi belum mampu menggantikan ekspresi emosional dan sentuhan artistik yang dimiliki manusia.

Karena itu, lulusan jurusan seni pertunjukan masih memiliki peluang besar untuk berkembang di masa depan.

3. Pendidikan Khusus

Guru pendidikan khusus memiliki tanggung jawab mendampingi peserta didik dengan kebutuhan khusus. Profesi ini membutuhkan kesabaran, pemahaman emosional, serta kemampuan menyesuaikan metode pembelajaran sesuai kondisi setiap siswa.

Interaksi personal yang mendalam menjadi alasan utama mengapa pekerjaan ini sulit digantikan oleh teknologi.

4. Teknik

Berbagai jurusan teknik, seperti teknik mesin, teknik elektro, hingga teknik nuklir, tetap menjadi pilihan yang menjanjikan. AI dapat membantu proses desain dan simulasi, tetapi pengawasan, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan akhir tetap berada di tangan manusia.

Selain itu, banyak proyek teknik membutuhkan pemecahan masalah yang kompleks dan tidak bisa sepenuhnya diotomatisasi.

5. Manajemen Konstruksi

Industri konstruksi membutuhkan koordinasi berbagai pihak, mulai dari pekerja lapangan, kontraktor, hingga pemilik proyek. Manajer konstruksi harus mampu mengambil keputusan secara cepat dan memastikan proyek berjalan sesuai rencana.

Kemampuan memimpin tim serta memahami kondisi lapangan membuat profesi ini masih sangat bergantung pada manusia.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.