Akurat Logo

5 Universitas Indonesia Masuk 100 Besar Kampus Paling Berkelanjutan di Dunia 2026

Nurma Nafisa Faradilla | 8 Juli 2026, 17:00 WIB
5 Universitas Indonesia Masuk 100 Besar Kampus Paling Berkelanjutan di Dunia 2026
Universitas Gadjah Mada. (Dok. UGM)

AKURAT.CO Prestasi perguruan tinggi Indonesia kembali mendapat pengakuan di tingkat internasional. Sebanyak lima universitas berhasil masuk dalam daftar 100 kampus paling berkelanjutan di dunia versi Times Higher Education Impact Rankings 2026.

Pemeringkatan ini tidak hanya menilai kualitas akademik atau hasil penelitian, tetapi juga mengukur kontribusi universitas dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditetapkan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pada edisi 2026, lebih dari 2.000 universitas dari berbagai negara mengikuti penilaian dengan mengirimkan data terkait dampak sosial, lingkungan, pendidikan, tata kelola, hingga kerja sama global.

Baca Juga: Cara Aktivasi Rekening SimPel PIP 2026 agar Dana Bisa Dicairkan, Berikut Syarat dan Langkahnya

Apa Itu THE Impact Rankings?

THE Impact Rankings merupakan pemeringkatan tahunan yang diterbitkan oleh Times Higher Education untuk mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs.

Berbeda dengan pemeringkatan universitas yang umumnya berfokus pada reputasi akademik, publikasi ilmiah, atau kualitas riset, THE Impact Rankings menilai bagaimana kampus memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, kesetaraan gender, aksi iklim, kesehatan, inovasi, hingga pembangunan berkelanjutan.

Karena itu, hasil pemeringkatan ini menjadi salah satu acuan bagi calon mahasiswa yang ingin memilih universitas dengan komitmen tinggi terhadap isu sosial dan lingkungan.

5 Universitas Indonesia Masuk 100 Besar Dunia

Indonesia mencatatkan hasil membanggakan dengan menempatkan lima universitas dalam jajaran 100 besar dunia.

1. Universitas Airlangga

Universitas Airlangga menjadi perguruan tinggi Indonesia dengan peringkat tertinggi pada THE Impact Rankings 2026.

Kampus yang berlokasi di Surabaya ini menempati posisi ke-15 dunia, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai salah satu universitas yang aktif mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

2. Universitas Indonesia

Universitas Indonesia berada di peringkat ke-31 dunia.

Pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi UI dalam mengembangkan berbagai program yang mendukung keberlanjutan, mulai dari riset, inovasi, hingga kebijakan kampus ramah lingkungan.

3. Universitas Gadjah Mada

Universitas Gadjah Mada berhasil menempati posisi ke-41 dunia.

UGM dikenal aktif menjalankan berbagai program yang berkaitan dengan pembangunan masyarakat, kesehatan, pendidikan, serta pengembangan lingkungan berkelanjutan.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Babak Perempat Final Piala Dunia 2026, Laga Pertama Digelar 10 Juli

4. IPB University

IPB University berada di peringkat ke-62 dunia.

Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada bidang pertanian, pangan, dan lingkungan, IPB terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan, konservasi sumber daya alam, serta pembangunan berkelanjutan.

5. Universitas Padjadjaran

Universitas Padjadjaran melengkapi daftar lima besar wakil Indonesia setelah menempati posisi ke-100 dunia.

Posisi tersebut memperlihatkan komitmen Unpad dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Daftar Peringkat Universitas Indonesia di THE Impact Rankings 2026

Berikut lima universitas Indonesia yang berhasil masuk 100 besar dunia.

  • Universitas Airlangga berada di peringkat 15

  • Universitas Indonesia berada di peringkat 31

  • Universitas Gadjah Mada berada di peringkat 41

  • IPB University berada di peringkat 62

  • Universitas Padjadjaran berada di peringkat 100

Kampus Terbaik Dunia Versi THE Impact Rankings 2026

Secara global, posisi pertama ditempati oleh University of Manchester dari Inggris. Peringkat kedua diraih Griffith University dari Australia.

Posisi ketiga ditempati Western Sydney University, juga dari Australia. Sementara Queen's University dari Kanada berada di peringkat keempat.

Universiti Sains Malaysia melengkapi lima besar dunia setelah berhasil menempati posisi kelima sekaligus menjadi universitas dengan peringkat tertinggi dari Malaysia.

Mengapa THE Impact Rankings Penting?

THE Impact Rankings menjadi salah satu pemeringkatan yang semakin diperhatikan karena menilai dampak nyata perguruan tinggi terhadap masyarakat dan lingkungan.

Indikator penilaiannya mencakup kualitas pendidikan, kesetaraan gender, pengentasan kemiskinan, aksi terhadap perubahan iklim, kesehatan, inovasi, hingga kemitraan global.

Bagi calon mahasiswa, hasil pemeringkatan ini dapat menjadi referensi tambahan dalam memilih universitas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan.

Masuknya lima universitas Indonesia ke dalam 100 besar dunia menunjukkan bahwa perguruan tinggi nasional semakin mampu bersaing di tingkat internasional, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Baca Juga: Di Hadapan PM Modi, Prabowo Ceritakan Eratnya Hubungan Indonesia-India Selama Ratusan Tahun

Baca Juga: Prabowo: Demokrasi Terkadang Rumit dan Penuh Dinamika, Tapi Kita Tak Boleh Menyerah

FAQ

Apa itu THE Impact Rankings 2026?

THE Impact Rankings merupakan pemeringkatan universitas dunia yang menilai kontribusi perguruan tinggi terhadap 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs.

Universitas Indonesia mana yang memiliki peringkat tertinggi?

Universitas Airlangga menjadi kampus Indonesia dengan peringkat tertinggi, yakni posisi ke-15 dunia.

Berapa jumlah universitas Indonesia yang masuk 100 besar dunia?

Sebanyak lima universitas Indonesia berhasil masuk dalam 100 besar THE Impact Rankings 2026.

Sumber: Times Higher Education. THE Impact Rankings 2026

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.