KPU Ubah Debat, Cawapres akan Didampingi Capres, Format Ini Untungkan Siapa?
Citra Puspitaningrum | 3 Desember 2023, 11:52 WIB

AKURAT.CO Komisi Pemilihan Umum dengan sengaja mengubah format debat pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres). Debat yang akan diikuti kontestan Pilpres 2024 itu bakal digelar lima kali, rinciannya tiga kali untuk Capres dan dua kali untuk Cawapres.
Ketua KPU RI, Hasyim Asy'ari mengatakan, pihaknya bukan meniadakan debat capres-cawapres, melainkan mengubah format debat cawapres didampingi dengan Capres masing-masing pasangan.
Dengan dalih untuk melihat kerja sama masing-masing pasangan capres-cawapres, KPU optimis masyarakat dapat disuguhkan dengan penampilan yang atraktif dari kandidat cawapres setiap pasangan.
"Supaya publik makin yakin team work (kerja sama) antara Capres dan cawapres dalam penampilan debat," kata Hasyim beberapa waktu lalu.
Sebagaimana termaktub dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, setiap pasangan harus mengikuti debat tiga kali untuk Capres dan dua kali untuk Cawapres.
Ketua Divisi Teknis KPU Idham Holik menjelaskan, lima kali debat itu akan dibagi dalam tiga kali debat capres dan dua kali debat cawapres. Namun, keduanya diharuskan hadir di setiap debat.
"(Debat) capres tiga kali, cawapres dua kali. Di setiap debat, rencananya akan didampingi oleh pasangan masing-masing hadir (capres-cawapres)," kata Idham Holik saat dikonfirmasi, Minggu (3/12/2023).
Idham mengatakan, kehadiran pasangan capres dan cawapres pada setiap debat merupakan opsi terbaik agar masyarakat mendapat informasi yang lebih utuh.
"(Misal) debat capres, jadi porsi waktunya semua itu untuk capres. Tapi misalkan begini, boleh ngga pendampingnya itu menambahkan?, boleh ngga pendampingnya itu ketika misalkan ditanya oleh seorang capres, 'apakah bapak selaku cawapres itu memahami visi yang diusung oleh pak capres?' lah kalau pertanyaan begitu, boleh enggak cawapres menjawab?" tanya Idham.
"Jadi di setiap debat itu, tergantung pada debat kali ini untuk debat siapa? kalau itu debatnya capres, maka aktor utamanya capres. kalau debat cawapres, maka aktor utamanya adalah cawapres," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









