AKURAT.CO PPP memecat Witjaksono buntut aksi deklarasi sepihak, mendukung Prabowo-Gibran. Plt Ketum PPP Mardiono menilai, Witjaksono selaku kader baru, belum memahami AD/ART partai karena melakukan manuver dan tidak memahami spirit Partai Ka'bah.
Mardiono mengaku sudah memerintahkan sekjen untuk mengevaluasi keanggotaan Witjaksono. Dia juga menegaskan, terdapat kader lain yang namanya dicatut oleh kelompok yang mengatasnamakan diri Pejuang PPP, dan tak perlu dipecat.
"Insya Allah akan kita selesaikan dan minta kepada Pak Sekjen, di mana yang bersangkutan diberhentikan dan dicabut keanggotaannya, kemudian untuk yang namanya dicatut akan kita lakukan tabayyun," kata Mardiono, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (1/1/2024).
Baca Juga: Ganjar Minta PPP Jaga Soliditas, Disiplinkan Kader Mbalelo
Salah satu kader yang namanya dicatut yakni Majelis Kehormatan PPP, Emron Pangkapi. Dia menolak dikaitkan dengan Pejuang PPP dan mendukung langkah Mardiono mendisiplinkan partai.
PPP masuk dalam gerbong PDIP, Hanura dan Perindo mengusung pasangan Ganjar-Mahfud. Langkah Witjaksono turut dikomentari Ganjar yang meminta agar adanya insiatif mendisiplinkan kader mbalelo.
"Terhadap Saudara Witjaksono (koordinator Pejuang PPP pendukung Prabowo-Gibran), karena sesungguhnya baru bergabung dengan PPP masih hitungan bulan dan belum genap satu tahun. Jadi, mungkin Saudara Witjaksono belum membaca AD/ART dan sesungguhnya mereka belum mengenali apa itu organisasi, apalagi PPP," kata dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








