Apa Itu Bioregional? Istilah yang Ditanyakan Cak Imin pada Gibran saat Debat Cawapres Keempat

AKURAT.CO Istilah pembangunan bioregional menjadi sorotan yang diungkapkan oleh calon wakil presiden nomor 1, Abdul Muhaimin Iskandar, dalam debat cawapres keempat di Jakarta Convention Center (JCC), Minggu (21/1/2024).
Dalam pernyataannya, Cak Imin menyatakan bahwa wilayah nasional tidak hanya terbagi berdasarkan politik dan administrasi, tetapi juga mencakup ekosistem lingkungan dan komunitas masyarakat.
Pernyataan ini merupakan tanggapan terhadap jawaban dari Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, terkait implementasi pembangunan yang berfokus pada bioregional.
Sehubungan dengan itu, berikut penjelasan mengenai bioregional yang telah dikutip dari berbagai sumber.
Apa itu bioregional?
Bioregional adalah area daratan dan perairan yang tidak ditentukan oleh batas politik, tetapi oleh batas geografis kelompok masyarakat dan sistem ekologis tertentu.
Dengan kata lain, pembatasan wilayah dalam bioregional mengacu pada sekelompok masyarakat dan lingkungan geografis hidupnya, bukan pada pembatasan politis.
Istilah bioregion, yang serupa dengan konsep fisiografi region, area biotik, dan provinsi-provinsi biotik, menitikberatkan pada faktor biotik atau makhluk hidup.
Batas wilayah regional juga dirancang untuk menampung masyarakat yang terlibat dalam pengelolaan, pemanfaatan, dan pemahaman sumber daya hayati.
Luasnya kawasan bioregional juga ditentukan oleh masyarakat setempat dan dalam pembatasan ini, identitas kultural yang unik serta kemampuan masyarakat lokal untuk memanfaatkannya menjadi penting.
Pembangunan di kawasan bioregional harus memiliki ukuran yang cukup besar untuk menjaga keutuhan komunitas hayati, habitat dan ekosistem.
Hal yang mendukung proses ekologis vital dalam kelompok masyarakat tersebut seperti siklus nutrisi, penguraian limbah, migrasi alami dan aliran air dan energi.
Bioregional Sunda Shelf and Philippines, misalnya mencakup Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan.
Sementara Bioregional Wallacea mencakup NTB, NTT, Sulawesi, dan Maluku.
Bioregional New Guinea dan Melanesia terletak di wilayah Papua.
Konsep bioregional pada akhirnya mendorong gerakan bioregionalisme, yang didorong oleh keprihatinan terhadap dampak pembangunan cepat yang mengancam keberagaman hayati untuk kelangsungan hidup manusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








