AKURAT.CO Gerakan kampus yang secara bergelombang menyatakan keprihatinan yang ditujukan kepada sikap Presiden Jokowi, bisa menjadi batu uji untuk orang nomor 1 di Republik ini. Kalau Jokowi peka dan benar lihat berpolitik, kampus tak perlu secara bergilir menyampaikan kritik apalagi sampai dituding tak independen.
Pengamat politik, Adi Prayitno menyebut, gerakan dari kampus bisa dimaknai upaya membangun kembali kepercayaan publik terhadap netralitas Presiden Jokowi. Pengakuan Jokowi yang belum lama ini menegaskan bakal netral dan tidak kampanye, harus dibuktikan secara nyata dalam praktik di lapangan.
“Publik selama ini tak percaya presiden netral karena tentu preferensi personalnya ke Gibran (cawapres nomor urut 2). Karenanya, pernyataan tak ikut kampanye ingin mengamputasi supaya publik percaya kembali ke presiden bersikap independen,” kata Adi, di Jakarta, Kamis (8/2/2024).
Baca Juga: Rakyat Kadung Tak Percaya Jokowi Netral
Dia menilai tindak lanjut dari penegasan Jokowi yang disampaikan di Sumut, harus bisa dibuktikan. Artinya, seluruh apartur negara harus mengikuti sikap Jokowi yang mengaku netral dan tidak kampanye.
“Pernyataan ini mesti ditaati oleh semua bawahan presiden, supaya tak ikutan kampanye juga apalagi miring-miring ke paslon tertentu. Harus dalam tindakan bukan hanya sebatas omongan. Bawahan presiden itu mulai menteri, ASN, aparatus pemerintah dan lainnya,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








