RTM Malaysia Minta Maaf usai Salah Sebut Nama Presiden Indonesia dalam Siaran Langsung KTT ASEAN

AKURAT.CO Departemen Penyiaran Malaysia (Department of Broadcasting Malaysia) menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan yang terjadi dalam siaran langsung Radio Televisyen Malaysia (RTM) pada acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN dan pertemuan terkait yang digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC).
Dalam keterangan resmi Divisi Hubungan Masyarakat (Public Relations Division), Department of Broadcasting Malaysia, disebutkan bahwa hasil penyelidikan internal menemukan adanya kesalahan penyebutan nama Presiden Republik Indonesia oleh komentator siaran.
Komentator tersebut secara keliru menyebut Presiden Indonesia sebagai Joko Widodo, padahal Presiden Republik Indonesia saat ini adalah Prabowo Subianto.
“Departemen Penyiaran Malaysia memandang serius hal ini, dan tindakan yang sesuai telah diambil terhadap pihak yang bertanggung jawab,” demikian pernyataan resmi Divisi Hubungan Masyarakat, Sabtu (25/10/2025).
Baca Juga: Rano Karno Prihatin Uang Bansos Warga Jakarta Masuk Judi Online: Ini Menyedihkan
RTM juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Presiden dan Pemerintah Republik Indonesia, serta kepada semua pihak yang terdampak oleh kekeliruan tersebut.
“RTM dengan tulus memohon maaf kepada Presiden dan Pemerintah Republik Indonesia, serta semua pihak yang terlibat, atas kesalahan ini,” tulis pernyataan itu.
Sebagai langkah perbaikan, RTM menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan redaksional dan proses pemeriksaan fakta (fact-checking) agar setiap informasi yang disiarkan dapat disampaikan secara akurat dan berintegritas.
“RTM akan terus memperkukuh sistem pengawasan editorial dan penilaian fakta bagi memastikan segala maklumat yang disebarkan tepat dan disampaikan dengan penuh tanggung jawab,” demikian pernyataan penutup dari Divisi Hubungan Masyarakat Department of Broadcasting Malaysia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









