Dugaan Kecurangan di Pemilu 2024 Merajalela, Bawaslu Makin Layak Dibubarkan

AKURAT.CO Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus mengkritisi kinerja Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dalam mengawal proses Pemilu 2024.
Dia menilai, Bawaslu sudah layak dibubarkan karena kinerjanya semakin tidak terlihat. Hal itu dibuktikan dari banyaknya dugaan kecurangan yang selama ini justru berseliweran di media sosial.
Baca Juga: PSI Tanggapi Pernyataan Romahurmuziy: Lebih Elok Bawa Bukti ke Bawaslu, Bukan Ngoceh di Medsos
"Dari semua itu, yang selalu tidak terlihat kan kerja Bawaslu nya. Bawaslu yang melakukan kontrol terhadap penyelenggaraan pemilu justru sembunyi di dalam ruang-ruang, tidak jelas kerjanya," kata Lucius kepada wartawan di Kantor Formappi, Jakarta, Senin (4/2/2024).
Salah satu contoh kasus yaitu terkait melonjaknya suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dalam sepekan. Sejumlah dugaan kecurangan justru muncul berkat pengawasan masyarakat bukan Bawaslu.
"Jadi saya kira sudah semakin layak lembaga (Bawaslu) ini dibubarkan. Atau dari pemilu ke pemilu ini kan kami tidak merasa semua teriakan kecurangan itu bisa dipuaskan dari hasil kerja Bawaslu," ujarnya.
"Mestinya semua dugaan kecurangan yang ada berseliweran di media sosial itu pertama dari Bawaslu sebagai pengawas. Tapi apa jadinya kalau mereka cuman kerjanya mengkonfirmasi dugaan kecurangan yang disampaikan oleh publik di media sosial," sambungnya.
Baca Juga: Menko Polhukam Minta Pihak yang Ingin Gugat Pemilu 2024 Ikuti Mekanisme Bawaslu dan MK
Lucius menilai, sangat sia-sia jika anggaran yang besar digunakan untuk membiayai lembaga yang kinerjanya tidak jelas seperti Bawaslu. Bahkan, dia khawatir keberadaan Bawaslu hanya akan membuat masyarakat semakin dibodohi.
"Lalu kalau sudah berperiode dan sudah dihabiskan puluhan triliun untuk biaya lembaga tidak penting ini. Untuk apa jadinya, jangan-jangan kita kaya dibodoh bodohkan oleh lembaga ini," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





