TKN Minta Kubu 01 dan 03 Terima Kemenangan Prabowo-Gibran: Salaman Saja, Buat Apa Buang-buang Waktu

AKURAT.CO Komandan Echo bidang Hukum dan Advokasi TKN Prabowo-Gibran, Hinca Pandjaitan, menyarankan agar sebaiknya kubu paslon 01 dan 03 menerima dengan lapang dada hasil Pilpres 2024.
Dia menyarankan agar kubu 01 dan 03 tidak perlu membuang-buang waktu melakukan sengketa karena hasil pilpres sudah jelas, dan jarak kemenangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dengan kubu 01 dan 03 sangat jauh sekali.
"Toh jaraknya jauh sekali, tinggal satu dua hari ini diputuskan, seperti main bola pluit sudah ditiup, angka score sudah jelas ya sudahlah salaman saja, untuk apa buang-buang waktu," kata Hinca kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/3/2024).
Kendati begitu, pihaknya sangat terbuka dan menghormati jika kubu 01 dan 03 ingin mengambil langkah hukum ke Mahkamah Konstitusi akibat tidak puas dengan hasil pilpres. Ia mengaku TKN sudah menyiapkan langkah untuk menghadapi itu.
"Sudah berapa kali rapat menyiapkan tim lawyer dulu untuk menghadapi kemungkinan kalau ada sengketa yang terbit ke MK, jadi kami sudah siapkan lawyernya," ujarnya.
Tidak hanya itu, pihaknya juga sudah menyiapkan saksi-saksi dan data-data pendukung untuk menghadapi gugatan di MK.
"Termasuk ahli-ahli sudah kami siapin, saksi-saksi yang dibutuhkan kemudian data dan apapun yang berkenaan dengan itu lah, sebagai komandan hukum, saya mengkoordinir itu dan kami sudah siap," sambungnya.
Baca Juga: PAN Enggan Langkahi Prabowo Soal Pembagian Kursi Kabinet
Hinca mengatakan, persiapan TKN sudah sangat matang untuk menghadapi gugatan di MK. Bahkan, dia menyebut kematangannya sudah mencapai seratus persen.
"Matang, sangat matang. Kami siap, matang, 100 persen. Hari ini dimasukkan, hari ini kami dapat materinya, hari itu kami respons, besoknya sudah tuntas," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







