Desak DPR Gunakan Hak Angket, Din Syamsuddin: Agar Semua Kontroversi Bisa Dibuka
Dwana Muhfaqdilla | 20 Maret 2024, 01:00 WIB

AKURAT.CO Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, mendesak DPR RI untuk menggunakan hak angket.
Hal itu ia sampaikan saat berorasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2024).
“Kita menggugat pemilu curang, kita suarakan kepada wakil rakyat agar segera menggunakan hak angket, agar semua kontroversi bisa dibuka,” katanya.
Sosok yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum MUI ini juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak habis pikir jika ada partai politik yang tidak ingin menggunakan hak angket. Menurutnya, hal ini bisa dianggap sebagai cara untuk menutup-nutupi kecurangan.
Selain itu, ia menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) layak untuk dimakzulkan. Sebab, Jokowi dianggapnya sebagai sumber dari segala masalah bangsa.
“Kedaulatan rakyat yang menjadi nafas dari kehidupan berbangsa dan bernegara telah runtuh, telah roboh, telah rusak yang dirusakan dan tidak tanggung-tanggung yang melakukan dan memprakarsai itu adalah Presiden Joko Widodo,” tegasnya.
Adapun Pemilu 2024 ini dianggapnya bukan hanya pemilu yang curang, brutal, penipuan dan manipulasi. Namun pemilu yang berkejahatan terhadap rakyat dan kedaulatan rakyat.
Sementara itu, Din Syamsuddin mengungkapkan bahwa aksi pada hari ini bukan aksi yang terakhir. Masih akan ada aksi “Tolak Pemilu Curang” yang lebih besar lagi.
“Aksi rakyat berdaulat pada hari ini bukan yang terakhir. Kita (akan) adakan terus menerus baik dalam bulan Ramadan ini, aksi -aksi yang lebih besar lagi. Aksi-aksi di seluruh tanah air,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









