Sekjen PBNU Minta PKB Akui Kemenangan Prabowo-Gibran, Segera Berikan Selamat

AKURAT.CO Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk mengakui pasangan capres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sebagai pemenang Pilpres 2024, berdasarkan Surat Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024.
"KPU sudah mengumumkan pemenangnya. Ya sudah akui saja itu dan berikan ucapan selamat," kata Sekretaris Jenderal PBNU, Saifullah Yusuf, dalam keterangannya, Minggu (31/3/2024).
Menurut dia, PKB harus menjadi partai yang menjunjung tinggi kedamaian untuk rakyat Indonesia.
Baca Juga: Hanya Tangani PHPU, Gugatan Capres Nomor 1 dan 3 Salahi Wewenang MK
Oleh sebab itu, keberadaan PKB lebih dipentingkan ketimbang ikut-ikutan menggugat perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi.
Saifullah Yusuf menegaskan bahwa masih bertahannya PKB sebagai salah satu partai besar juga turut dipengaruhi oleh jasa para ulama.
"Jika pada saat perolehan suara PKB naik, itu bukan hanya kerja pengurusnya tapi juga kerja dari para ustaz-ustaz kampung dan kiai-kiai yang juga ikut berjuang agar PKB tetap eksis," bebernya.
Dia menyebut bahwa meningkatnya perolehan suara partai yang dipimpin Muhaimin Iskandar itu di Pemilu 2024 merupakan hasil kerja kolektif pengurus NU di daerah.
Baca Juga: Gugatan PHPU Kubu Ganjar-Mahfud Sulit Dibuktikan
"Jangan sampai diklaim apa yang ada saat ini, itu hanya kerja ketua umumnya saja. Tapi itu adalah hasil kerja kolektif pengurus NU daerah," kata Gus Ipul, sapaan Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







