AHY Harap Masyarakat Kembali Bersatu Pasca Putusan MK Soal Sengketa Pilpres

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meminta semua pihak untuk menerima apa yang akan menjadi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa Pilpres 2024.
Sebagaimana diketahui, putusan MK terkait sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) tersebut akan dibacakan tepat pada hari ini, Senin, 22 April 2024.
"Mari kita hormati keputusan yang akan diputuskan oleh Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi," kata AHY melalui keterangan resmi, Senin (22/4/2024).
Baca Juga: Jelang Penumuman Sengketa Pilpres 2024, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Antisipasi Unjuk Rasa
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) itu juga berharap, semua pihak bisa tetap guyub pasca keluarnya putusan MK.
"Saya hanya berharap setelah ini kita semua sebagai bangsa kembali bersatu dalam semangat melihat masa depan rekonsiliasi bangsa," ucapnya.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan ini bukan semata-mata urusan politik. Tetapi juga sebagai upaya untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
"Ini bukan hanya masalah politik tetapi juga bagaimana negara Indonesia ini lebih baik lagi dan semakin baik terus 5 tahun ke depan dan seterusnya, sehingga kesejahteraan itu benar-benar akan semakin baik untuk masyarakat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







