Demokrat Soal Rencana Prabowo Bentuk Badan dan Kementerian Baru: Itu Kebutuhan, Bukan Bagi-bagi Kue
Atikah Umiyani | 24 April 2024, 11:25 WIB

AKURAT.CO Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, mengomentari soal rencana Prabowo Subianto yang akan membentuk badan-badan dan kementerian baru.
Herzaky menilai, adanya rencana tersebut bukan untuk mengakomodir partai-partai di Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Menurut dia, rencana Prabowo tersebut sebagai sebuah kebutuhan untuk menjalani pemerintahan yang akan datang.
"Kalau menurut kami itu menjadi suatu kebutuhan ya, misalnya dari awal sudah dibahas soal Badan Penerimaan Negara," kata Herzaky kepada wartawan di Jakarta, Rabu (24/4/2024).
"Jadi bukan ujug-ujug baru ada bikin badan ini, badan ini, enggak, tapi berdasarkan apa yang kami lihat, kami cermati sama-sama dalam 20 tahun terakhir ada kebutuhan-kebutuhan itu," sambungnya.
Herzaky mengaku tak melihat ada makna politis dibalik rencana Prabowo yang akan membentuk badan dan kementerian baru. Sebab, ia yakin Prabowo akan menempatkan orang berdasarkan kebutuhan.
"Karena bagaimanapun ini kan besar, kementerian banyak, posisi-posisi strategis banyak, pak Prabowo kan tipikalnya bukan jatah atau apa tetapi kebutuhan," ujarnya.
Lebih lanjut, Herzaky menegaskan, langkah Prabowo yang akan menempatkan orang berdasarkan kebutuhan juga bukan sebagai bentuk politik bagi-bagi kue.
Baca Juga: Pendiri Mustika Ratu dan Yayasan Puteri Indonesia Mooryati Soedibyo Tutup Usia Pada Rabu Dini Hari
"Enggak, enggak ada bagi-bagi kue. Kami sampai hari ini tidak ada upaya bagi-bagi kue. Tapi beliau seorang kolaborator, inginnya ayo kita sama-sama berjuang, sebagai bangsa dan negara karena tantangan bangsa ini berat, enggak mudah," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








