Belajar dari Pemilu, Bawaslu Tingkatkan Pengawasan di Pilkada Serentak 2024

AKURAT.CO Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Totok Hariyono menilai, proses penghitungan suara pada Pemilihan Kelapa Daerah (Pilkada) 2024 menjadi fokus perhatian jajaran di seluruh wilayah.
Sebab, pelaksanaan Pilkada November mendatang akan menjadi ujian terberat Bawaslu dalam mengawasi kontestasi di 37 Provinsi dan 508 Kabupaten/Kota.
"Kejahatan tertinggi dalam Pemilu itu mencuri suara. Kita harus memastikan menjaga agar tidak terjadi pergeseran suara," kata Totok dalam keterangan tertulis, Kamis (25/4/2024).
Baca Juga: Bawaslu Pelototi Kerja KPU di Pilkada 2024
Demi menjaga proses demokrasi yang berintegritas, pimpinan Bawaslu menginstruksikan jajaran untuk mengevaluasi kinerja kelembagaan.
"Kita yang tahu kerja kita. Ayo kita koreksi diri," ujarnya.
Dia juga meminta agar ada perbaikan atas kekurangan hasil kerja pengawasan Pemilu untuk menjadikan pengawasan Pilkada semakin baik.
"Kita niatkan Bawaslu ada dalam Pilkada. Utang kemarin kalau ada yang kurang maka dimaksimalkan dalam Pilkada ini. Kita bayar utang ini, sehingga kemudian kita bisa tidur nyenyak," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







