Pilih Oposisi, Kursi Ketua DPR PDIP Terancam Tergeser Melalui Revisi UU MD3
Citra Puspitaningrum | 27 Mei 2024, 18:55 WIB

AKURAT.CO Peluang menduduki kursi ketua DPR RI terancam tergeser jika PDI Perjuangan memilih menjadi oposisi pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Pengamat Politik Citra Institute Efriza mengatakan, seharusnya PDI Perjuangan mendapatkan tiket otomatis untuk menduduki kursi Ketua DPR RI karena partai berlogo banteng moncong putih itu menjadi partai pemenang Pemilu Serentak 2024.
Tetapi Efriza menilai, hak PDI Perjuangan untuk menguasai parlemen bisa tergeser oleh kelompok pemenang pilpres melalui revisi UU 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (MD3).
"Memang memungkinkan jika PDIP sebagai oposisi, maka satu-satunya strategi politik "melumpuhkan" kekuatan oposisi adalah merevisi undang-undang MD3," kata Efriza saat dihubungi di Jakarta, Senin (27/5/2024).
Menurut dia, pemenang pilpres akan mencari cara agar pemerintahan terpilih tidak diganggu dan untuk mencegah terjadinya ketidakstabilan politik di pemerintahan periode 2024-2029.
"PDIP jika diberikan kursi ketua DPR, maka akan menyebabkan pemerintahan Prabowo ke depan penuh dengan dinamika politik menyertainya," ujarnya.
Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa strategi yang tepat yang bisa digunakan kelompok pemenang pilpres adalah dengan melumpuhkan peluang kursi Ketua DPR yang dimiliki PDI Perjuangan sebagai partai pemenang Pemilu Serentak 2024.
"Strategi politik yang terbaik adalah melumpuhkan kekuatan PDIP untuk memeroleh kursi di DPR. Merevisi undang-undang dengan menghadirkan kekuatan koalisi besar," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






