Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN Mundur, Mardani: Ada yang Aneh, Padahal Kinerja Mereka Bagus

AKURAT.CO Komisi II DPR RI mempertanyakan mundurnya Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Bambang Susantono, dan Wakil Kepala Otorita IKN, Doni Rahayu.
Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, menilai, mundurnya dua tokoh tersebut sebagai hal yang aneh dan terkesan janggal. Ia pun tak tahu apa yang menjadi motif mundurnya dua tokoh tersebut.
"Komen umum: Ada yang aneh. Kok mundur?" kata Mardani saat dihubungi Akurat.co, Senin (3/6/2024).
Pasalnya, Mardani menilai dua pucuk pimpinan tersebut punya kinerja yang cukup bagus. Bahkan, keduanya juga sangat profesional selama berinteraksi dengan DPR.
Baca Juga: PDIP: Tapera Bentuk Penindasan
"Mereka bekerja keras dan hasilnya bagus. Selama interaksi, keduanya profesional," ujar Politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengangkat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Otorita IKN.
Jokowi juga mengangkat Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN), Raja Juli Antoni sebagai Plt Wakil Kepala OIKN.
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno mengatakan, Penunjukkan ini untuk menggantikan posisi Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono, dan Wakil Kepala Otorita IKN, Doni Rahayu, yang telah mengundurkan diri.
Baca Juga: Indonesia Turunkan 18 Wakil Berjuang di Istora Senayan, Test Event Terakhir Jelang Olimpiade
"Beberapa waktu pak presiden menerima surat pengunduran diri dari Pak Doni Rahayu selaku Wakil Kepala Otorita IKN. Kemudian beberapa waktu berikutnya, pak presiden juga menerima surat permohonan pengunduran diri dari pak Bambang Susantono sebagai Kepala Otorita IKN," kata Pratikno melalui keterangan pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (3/6/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








