Prabowo: Kepentingan Nasional adalah Prioritas dalam Kemitraan Ekonomi dengan Negara Lain

AKURAT.CO Presiden Indonesia terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, memastikan, kedaulatan dan kepentingan nasional adalah nomor satu atau prioritas dalam hal kemitraan ekonomi dengan negara-negara lain.
Hal itu diungkapkan dalam artikel yang ditulisnya dan terbit di media asing Newsweek, Rabu (12/6/2024) dengan judul “The Road Ahead for Indonesia.”
"Saya punya rencana besar untuk negara yang saya cintai, tapi saya tidak melihat pembangunan Indonesia sebagai kompetisi zero-sum-game dengan negara-negara lain di dunia. Kami terbuka. Kami menyambut baik kemitraan dan kerja sama ekonomi dengan negara-negara lain dan sesama kekuatan ekonomi,” tulis Prabowo.
Baca Juga: Lionel Messi: Inter Miami Akan Menjadi Klub Terakhir Saya
“Yang kami ingin adalah para mitra kami memahami bahwa bagi kami, kedaulatan dan kepentingan nasional Indonesia akan selalu diutamakan. Indonesia pada akhirnya tidak bisa bersekutu dengan satu kekuatan mana pun," lanjutnya.
Hal tersebut, menurut Prabowo, sesuai dengan visi posisi geopolitik Indonesia. Ia mencontohkan bahwa saat ini Indonesia akan melanjutkan kerja sama yang kuat dengan Tiongkok sebagai kekuatan penting di kawasan, mitra ekonomi penting, dan masyarakat yang memiliki sejarah panjang.
Namun pada saat yang sama, Indonesia juga berupaya memperluas dan memperdalam kemitraan erat dengan AS dan negara-negara Barat.
"Hal ini penting bagi kita, yang tidak hanya didukung oleh kepentingan dan kerja sama yang sama di sejumlah bidang, namun juga oleh nilai-nilai bersama," jelas Prabowo.
Baca Juga: Komitmen Terus Berkembang, Astro Beri Kemudahan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Hal yang sama juga akan berlaku untuk negara-negara di Afrika. Prabowo menekankan juga akan fokus khusus pada Afrika, yang ia gambarkan sebagai sebuah benua yang dekat dengan hatinya dan sebuah negeri yang penuh peluang.
"Kita dapat saling mendukung, berbagi pengalaman, dan dengan membangun sinergi dan kemitraan, bekerja untuk mentransformasi negara kita," kata Prabowo.
Saat ini Indonesia menurut Prabowo berada di titik puncak pembukaan babak baru di masa depan. Ia pun merasa beruntung saat ini sebagai menteri pertahanan dan akan datang sebagai presiden terpilih, bisa berkontribusi kepada Indonesia dengan mewujudkan potensi negara dan masyarakat yang sebenarnya.
"Saya hanya bisa berharap bahwa dengan bekerja sama dengan semua sahabat dan mitra, saya dapat membuka jalan bagi Indonesia yang sejahtera dan harmonis untuk generasi mendatang."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








