Bawaslu Minta Sirekap Dibenahi, Cegah Terjadinya Kegaduhan di Pilkada Serentak 2024

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI membenahi sistem informasi rekapitulasi (Sirekap) yang akan digunakan dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Anggota Bawaslu RI, Herwyn JH Malonda, mengatakan perbaikan Sirekap menjadi sesuatu yang mutlak agar pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 tidak menimbulkan kegaduhan seperti pada Pemilu Februari lalu.
"Memang harus dibuat sebaik mungkin, supaya jangan nantinya informasi itu menjadi disinformasi atau membuat kegaduhan," kata Herwyn kepada wartawan, Senin (15/7/2024).
Baca Juga: Olimpiade Paris: Latihan Perdana di Chambly, Tim Bulutangkis Indonesia Fokus Pemulihan Fisik
Herwyn berharap penggunaan Sirekap untuk menghitung perolehan suara para pasangan calon yang berlaga di Pilkada Serentak 2024 dapat dilakukan secara transparan.
Terlebih, KPU menggunakan Sirekap sebagai alat bantu informasi data pemilihan.
"Tujuan awalnya kawan-kawan KPU baik, tetapi harus dibarengi dengan perbaikan sistem. Supaya sistem ini benar-benar di kita semua termasuk aktivitas Bawaslu dalam memastikan misalnya, dalam hasil pemilihan apakah sudah sesuai ketentuan itu bisa menjadi data pembanding bagi kita," ujarnya.
Baca Juga: Kualitas Menkominfo Dipertanyakan, Jokowi Dinilai Perlu Reshuffle Kabinet
Diberitakan sebelumnya, Ketua KPU RI Mochammad Afifudin memastikan pihaknya terus melakukan perbaikan terhadap Sirekap.
Selain terus memperbaikinya, lanjut Afif, KPU juga melakukan konsultasi kepada pemerintah untuk meminta masukan terkait evaluasi penggunaan Sirekap.
"Insya Allah (Sirekap) kita pakai dengan catatan yang sudah-sudah, mana yang harus kita perbaiki dan seterusnya," kata Afif, Jumat (12/7/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







