Gandeng PDIP, PKB Yakin Bisa Kalahkan Khofifah-Emil di Pilkada Jatim?

AKURAT.CO Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berharap inisiatif berkoalisi dengan PDIP di Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2024 dapat terwujud.
Mulanya, Wakil Sekretaris Jenderal PKB, Syaiful Huda, mengatakan, pihaknya tidak melihat ada kekuatan yang mematikan terhadap pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jatim, Khofifah Indarparawansa dan Emil Dardak.
"Mbak Khofifah sebagai incumbent baru 27 persen, 28 persen ya. Artinya belum aman. Mas Emil Dadak baru 3 persen. Sebagai incumbent menurut saya belum aman,” ujarnya di sela-sela acara Harlah ke-26 PKB, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Selasa (23/7/2024).
Baca Juga: Andy Murray Berhenti Total dari Tenis setelah Olimpiade Paris, Berencana Beralih ke Golf
Maka dari itu, ia berharap PKB dan PDIP bisa bersatu membentuk poros baru di Jatim untuk mengalahkan Khofifah-Emil.
“Karena itu saya meyakini kalau inisiatif koalisi PKB-PDIP di Jateng terwujud, kita optimis bisa mengalahkan Mbak Khofifah,” pungkasnya.
Sebelumnya, Waketum PKB, Jazilul Fawaid, mengungkap alasan mengapa partainya belum memutuskan nama untuk diusung di Pilkada Jatim, sebab masih harus mencari figur yang lebih kuat dari Khofifah-Emil.
“Ya karena memang kita harus mencari figur yang lebih kuat dari yang ada (Khofifah-Emil),” jelasnya, Senin (21/7/2024).
Baca Juga: Komisaris PT Asiatel Globalindo Tan Heng Lok Diperiksa KPK
Kendati demikian, Jazilul tidak serta merta menganggap Khofifah-Emil merupakan sosok yang paling kuat sehingga harus dicari pesaingnya.
Hanya saja, partainya perlu menimbang sosok seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Jatim selama lima tahun ke depan.
“Enggak, enggak (Khofifah-Emil sangat kuat). Belum menemukan saja kira-kira akan diterima PKB dan masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







